Tips WFH
Psikolog UGM, Sutarimah Ampuni, S.Psi., M.Si. Sumber Foto : Istimewa

Faktor pendukung juga turut andil memunculkan stres saat WFH. Misalnya, keterbatasan akses internet, ketersediaan tempat yang kurang memadai, keterbatasan peralatan pendukung pekerjaan dan lainnya.

“Di luar faktor-faktor tersebut, WFH memang cenderung membuat variasi aktivitas menjadi terbatas. Disamping itu, interaksi sosial berkurang, belum lagi ada stimulus-stimulus lain yang menyebabkan stres di luar WFH seperti terkait pandemi Covid-19,” paparnya.

Lantas bagaimana cara agar bisa mengantisipasi agar tidak stres saat bekerja dari rumah? Sutarimah Ampuni menyebutkan terdapat beberapa langkah yang secara umum bisa dilakukan. Mulai dengan membangun suasana yang nyaman untuk menjalani aktivitas bekerja dari rumah.

Baca Juga :  62 Mahasiswa dari 5 Negara Dunia Belajar Kewirausahaan Berkelanjutan dalam Global Summer Week 2026 di FEB UGM

Lalu, memperjelas batasan antar aktivitas. Misal, antara bekerja dan mengurus keperluan keluarga serta dengan aktivitas memanfaatkan waktu luang (leisure). Langkah yang dapat dilakukan adalah dengan mentapkan waktu atau jadwal untuk bekerja dan jika diperlukan komunikasikan dengan keluarga terkait jadwal tersebut.

Berikutnya, upayakan untuk tetap terhubung dengan lingkungan sosial. Sempatkan diri untuk saling menyapa, termasuk dengan para kolega di tempat kerja dan sesekali membicarakan sesuatu di luar pekerjaan.

Tak kalah penting adalah memberikan waktu bagi tubuh dan otak kita untuk beristirahat. Selain itu juga melakukan olahraga.(bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News