Pemalsuan Indentitas
Merasa Dirugikan Atas Dugaan Pemalsuan Identitas, Putu Pastika Melapor ke Polda Bali. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Merasa dirugikan karena identitasnya telah dipalsukan oleh seseorang tak dikenal, serta dipergunakan untuk melakukan tindak kejahatan penipuan, salah satu Pengacara di Bali, I Putu Pastika Adnyana, SH., melaporkan oknum yang memalsukan identitasnya tersebut ke SPKT Polda Bali, pada Selasa (29/6/2021) waktu setempat.

Dalam kesempatannya, saat ditemui di sela-sela kegiatan pengaduannya di Polda Bali, Putu Pastika menjelaskan, kejadian tersebut bermula pada hari Jumat (25/6/2021) yang dimana pemalsuan identitas tersebut diduga dilakukan oleh seseorang pemilik nomor WA +6281212192794.

Baca Juga :  Bunda Paud Ajak Orang Tua Sabar Mengajari Anak di Rumah

Dimana orang tersebut menggunakan foto profil dengan wajahnya, dan mengaku sebagai dirinya, lalu menawarkan mobil dan sepeda motor, melalui undangan lelang di Kantor KPKNL, yang ditujukan kepada pemilik nomor WA +6289505977799 I Ketut Saputra Jaya.

“Saya melaporkan akun yang mengatasnamakan Putu Pastika, semoga saja tidak ada yang tertipu atas kelakuan oknum ini,” ujarnya.

Selanjutnya, laporan yang diajukannya tersebut telah diterima oleh SPKT Polda Bali, dengan tanda bukti laporan pengaduan masyarakat dengan No. Reg: Dumas/446/VI/2021/SPKT/POLDA BALI, pada Selasa (29/6/2021) pukul 12.45 WITA perihal atau uraian singkat atas adanya dugaan akun palsu. Laporan pengaduan dimaksud telah diterima AIPDA Agus Yoga Sedana dan dengan diketahui Kepala SPKT Polda Bali AKP Agus Widarma Putra, SH.

“Tentu saja dengan ulahnya tersebut sangat mencemarkan nama baik saya, untung saja saya mempunyai teman-teman baik, dengan mengkonfirmasi terlebih dahulu karena di ketahui oleh teman-teman saya hanya memiliki satu nomor telepon,” paparnya.

Baca Juga :  Peringatan Hantaru 2019 di Bali

Dirinya juga menjelaskan, dari percakapan WA, ternyata oknum terlapor telah menggunakan nomor dan foto palsu milik Putu Pastika, di mana menawarkan informasi bonus mobil dan sepeda motor, penawaran yang dilakukan dengan DP 20-30% dari harga unit dan meminta identitas data KK dan KTP dari rekan-rekan dekat Putu Pastika.

“Saya berharap, laporan ini dapat segera diproses, untuk mencegah adanya korban masyarakat atas ulah oknum tersebut, yang menurut info sedang dilacak oleh Cyber Crime Polda Bali,” tutupnya. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini