
Ferry yang sebelumnya bertugas di Kodam Mulawarman ini mengatakan, bantuan selain berupa beras dan minyak goreng, Kodim Tabanan juga telah menyalurkan bantuan obat-obatan untuk warga yang melaksanakan isolasi mandiri. Bantuan disalurkan oleh babinsa bersama bidan desa dan nakes, yaitu berupa paket I sebanyak 20 paket, kemudian paket II ada 20 paket.
Selanjutnya, bantuan gelombang kedua paket I sebanyak 13 paket, paket II sebanyak 79 paket, dan paket III sebanyak 31 paket. Keseluruhan telah tersalurkan. Saat ini, Kodim Tabanan menerima lagi paket obat-obatan berupa paket I 127 paket, paket II sebanyak 584 paket, dan paket III sebanyak 275 paket.
“Jadi, untuk saat ini masih tersedia dan segera akan salurkan sebanyak 986 paket obat-obatan untuk warga yang melaksanakan isolasi mandiri,” ujarnya.
Seluruh bantuan tersebut telah didata dan dipantau penyalurannya, sehingga benar-benar berguna dan bermanfaat untuk masyarakat yang terdampak PPKM darurat. Juga obat-obatan, diharapkan dapat membantu pemulihan warga yang melaksanakan isolasi mandiri.
Dikatakan, TNI bersama Polri mendukung pemerintah daerah untuk mengimbau dan mengedukasi warga yang isolasi mandiri, untuk mengikuti arahan pemerintah pusat dalam melaksanakan isolasi terpusat, yang disiapkan pemerintah daerah bersama TNI dan Polri.
“Untuk isolasi terpusat sudah kami siapkan di beberapa lokasi di Kabupaten Tabanan, yaitu di Poltrada Bali di Desa Samsam, Kecamatan Kerambitan. Tempat itu berkapasitas 284 bad, terdiri atas 71 kamar, dan telah terisi sebanyak 87 bad dan masih tersisa 97 bad. Di tempat lain, juga disiapkan. Di antaranya di Mes Kwarda Bali di TPB Margarana, dengan kapasitas 36 bad, terdiri dari 18 kamar. Kami masih siapkan lagi di tempat lain. Rencananya di Wisma PLN Desa Candikuning, Kecamatan Baturiti, dan di Rindam IX/udayana. Selain itu, kami juga siapkan di eks Kantor Desa Kediri dan di Mes Koramil 01/Tabanan,” beber Ferry. (ita/bpn).












