Banyak negara-negara maju, jelasnya, seperti Amerika Serikat, Australia, Kanada, Jepang, Rusia, Afrika, negara-negara Eropa, India, China, dan Korea Selatan, telah memanfaatkan FABA menjadi bahan baku pembangunan infrastruktur, industri cat dan semen, bahan baku pertanian, reklamasi lahan bekas tambang, dan keperluan lainnya.
Lomba ini sendiri dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori umum dan kategori mahasiswa. Kategori umum diperuntukan bagi masyarakat yang memiliki pengalaman dalam mendesain rumah atau pengembang perumahan. Sementara kategori mahasiswa diperuntukan bagi mahasiswa/i DIII/S1 jurusan Teknik Sipil dan Teknik Arsitektur minimal semester 5.
“PLN memastikan tidak dipungut biaya apapun dari para peserta yang mengikuti Lomba ini,” pungkas Agung.
Pendaftaran dapat dilakukan melalui http://bit.ly/RegistrasiRumahFABA. Untuk informasi lebih lanjut dapat dilihat melalui Instagram @pln_id, Twitter @_pln_id, dan Facebook PLN.(bpn)













