
“Seperti mengutamakan lansia. Walaupun lansia datang belakangan tetap diberi pelayanan lebih awal supaya tidak lama menunggu. Harapannya, pada tanggal 30 Juni 2021 vaksinasi sudah selesai dilakukan di Kecamatan Seririt. Setelah itu baru menyasar kecamatan lain sesuai dengan arahan Bapak Bupati,” ucap Suyasa.
Terkait dengan evaluasi pelaksanaan vaksinasi di Kecamatan Gerokgak yang sudah berlangsung selama lima hari, Suyasa mengatakan ada banyak masyarakat yang tidak lolos screening. Ada satu desa hingga ratusan orang masyarakatnya yang tidak lolos screening. Ini disebabkan karena diketahui ada beberapa kasus Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).
“Oleh karena itu screening harus dilakukan lebih terkontrol. Jadi sampai hari ini sudah tercapai 44 persen dari 50 ribu jiwa yang ditargetkan. Kita masih punya empat hari lagi. Mudah-mudahan mencapai hasil yang maksimal,” kata dia.(bpn)












