
“Seluruhnya untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat. Termasuk dana desa di mana kita meraih peringkat dua dalam pengelolaannya. Ini harus dipertahankan atau bahkan ditingkatkan,” ucap Agus Suradnyana.
Sementara itu, Tri Budhianto mengatakan untuk penyaluran dana desa, Kabupaten Buleleng sudah menjalankan dengan sangat baik. Penyaluran dana desa sudah lancar hingga mencapai 41 persen. Demikian juga dengan Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang berasal dari dana desa, dimana Pemkab Buleleng mampu menjaga setiap bulan tersalurkan dengan baik.
“Sangat penting untuk masyarakat desa. Membantu untuk bisa mempertahankan hidupnya. Karena BLT ini kan memang ditujukan untuk masyarakat miskin yang kurang mampu,” kata dia.
Dirinya menambahkan setiap tahun sebenarnya pihaknya mengevaluasi kinerja masing-masing pemerintah daerah. Mengonfirmasi apa yang dikatakan Bupati Agus Suradnyana, tahun lalu, Buleleng dari segi pengelolaan dan penyaluran dana desa terbaik kedua se-Bali dari sembilan kabupaten/kota.
“Dengan capaian dan kemajuan yang ada sekarang ini, kami juga sangat mengharapkan Buleleng bisa mempertahankan dan bahkan meningkatkan lagi kinerjanya,” tutup Tri Budhianto.(bpn)












