“Dulu orang kan berpikir Buleleng tidak terlalu berpengaruh karena pariwisata tidak banyak, itu salah. Justru anak muda kita banyak yang bekerja di sektor ini, dan mereka memberi kontribusi terhadap kesinambungan kehidupan mereka di pedesaan,” imbuh Agus Suradnyana.
Dengan optimisme penanganan Covid-19 yang dilakukan oleh Tim Satgas, baik itu di tingkat desa hingga kabupaten, Agus Suradnyana yakin dalam tiga hingga empat bulan kedepan kegiatan masyarakat di Buleleng akan pulih kembali. Tergantung bagaimana cara melakukan pendekatan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat.
“Harapan saya Bulan September mudah-mudahan Buleleng sudah normal kembali. Ini tidak terlepas juga dari kedisiplinan masyarakat, memberikan edukasi kepada masyarakat, untuk menerapkan protokol kesehatan dalam beraktivitas,” tutupnya. (bpn)













