Desa Wisata
Kadispar Bali, Putu Astawa. Sumber Foto : aar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Dalam mendukung program Kementerian Pariwsata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam menjadikan Desa Wisata sebagai bagian pengembangan pariwisata berkelanjutan pasca pandemi Covid-19.

Provinsi Bali melalui Dinas Pariwisata akan memaksimalkan potensi Desa Wisata di Bali sebagai alternatif yang diharapkan mampu mempercepat kebangkitan sektor pariwisata dan mendorong pemulihan ekonomi masyarakat Bali.

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh, Kadispar Bali, Putu Astawa, disela-sela kegiatannya di Denpasar, pada Minggu (9/5/2021) siang.

Dalam kesempatannya, Putu Astawa mengatakan, kedepannya Desa Wisata akan menjadi alternatif pariwisata yang akan menjadi tren baru di Bali. Menurutnya, untuk mewujudkan hal tersebut, potensi yang ada di Desa Adat harus dimaksimalkan secara baik, dengan menggerakan aktivitas ekonomi pariwisata di pedesaan yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pengembangan masyarakat sekitarnya.

Baca Juga :  Memperingati HKB 2021, BPBD Bali Gelar Simulasi Penanggulangan Bencana

“Keliatannya, Desa Wisata itu ke depannya akan menjadi tren baru ya, sebagai alternatif pariwista yang ada di Bali. Selain dijadikan tempat konservasi budaya, ini akan bagus sekali kalau kedepannya kita bisa memanfaatkan potensi Desa Wisata ini, sesuai dengan atraksi di Desa Wisata masing-masing, menjadi suatu alternatif baru yang mendukung kebangkitan sektoe pariwasata di Provinsi Bali,” ungkapnya.

Kadispar juga menambahkan, namun tidak setiap desa dapat dijadikan desa wisata, karena diperlukan komponen-komponen pendukung untuk membangunnya. Sejalan dengan Peraturan Menteri Pariwisata Republik Indonesia Nomor 29 Tahun 2015, pengembangan wisata berbasis pedesaan (desa wisata) akan menggerakkan aktivitas ekonomi pariwisata di pedesaan yang akan mencegah urbanisasi masyarakat desa ke kota.

Baca Juga :  Pol PP Denpasar Tertibkan PSK di Jalan Bung Tomo

Sehingga dengan memaksimalkan potensi yang ada, Desa Wisata dapat menjadi alternatif destinasi bagi para wisatawan, dengan konsep wisata yang lebih bersahabat dengan alam dan masyarakat lokal Bali. (aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini