Jadi, ketika orang tersebut rutin melakukan donor darah, secara tidak langsung tubuhnya akan bereaksi untuk aktif dalam mengganti sel-sel yang rusak ataupun hilang menjadi sel-sel baru.
Sehingga, dengan adanya pergantian sel baru didalam tubuh, tentu akan merangsang tubuh seseorang untuk selalu terjaga dalam kondisi yang fit dan sehat. Maka dari itu, tidak heran jika kita melihat seseorang yang aktif mendonorkan darahnya, akan selalu terlihat lebih segar dikarenaka sel-sel dalam tubuhnya selalu mengalami pembaharuan.
“Terus terang, kenapa saya dapat terlihat lebih fit dan sehat di usia ke-73 ini, dikarenakan sejak usia 20 tahun, saya sudah aktif mendonorkan darah saya. Dan sampai detik ini, saya masih melakukannya, hingga terhitung sampai 175 kali saya sudah melakukan donor darah. Dengan aktif kita mendonorkan darah kita, otomatis membuat sel-sel dalam tubuh selalu aktif, serta hal tersebut juga dapat mengurangi resiko timbulnya penyakit yang sering mengendap di dalam tubuh kita, itu yang menjadi kunci pola hidup sehat saya,” ungkapnya.
Pria yang juga pernah meraih Satya Lencana Kebaktian Sosial dari Presiden Jokowi tersebut, juga mengingatkan kepada para generasi muda saat ini untuk tidak takut dan mau secara suka rela mendonorkan darahnya. Selain dapat bermanfaat bagi orang lain, donor darah juga bermanfaat untuk menjaga metabolisme tubuh tetap stabil, sebagai salah satu pola hidup sehat yang baik untuk diterapkan. (aar/bpn)













