Edho Zell
Edho Zell, Mentor dari program Be A Galaxy Creator. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, JAKARTA — Content creator dan tech reviewer sekarang jadi profesi yang kian diminati oleh generasi muda. Di Indonesia sendiri saat ini sudah bermunculan content creator andal yang memproduksi konten video, tulisan, maupun gambar. Modal untuk jadi seorang content creator bukan hanya perangkat yang mendukung dan teknik editing yang keren, tapi juga membutuhkan ide yang kreatif agar konten yang dibuat bisa menginspirasi.

Samsung Electronics Indonesia (SEIN), melalui kampanye Tetap Semangat Indonesia, mewadahi generasi muda yang memiliki passion di bidang content creator teknologi, untuk semangat mengasah keterampilan menjadi seorang tech reviewer dengan dukungan smartphone Samsung Galaxy A12 l A02s.

“Kalau sudah ada inovasi Samsung yang terjangkau di Galaxy A12 l A02s, yang punya Quad Camera dengan kamera utama 48MP, Ultra Wide 5MP, Live Focus 2MP, dan kamera Macro 2MP, memori serta baterai besar, maka yang dibutuhkan untuk bikin jadi nyata passion kamu sebagai content creator adalah kesempatan mengasah skill, kreatifitas, dan selalu menjaga konsistensi. Melalui kampanye Tetap Semangat Indonesia, Samsung mengasah keterampilan anak muda yg terpilih untuk menjadi Galaxy Creator. Kami harap dapat menginspirasi generasi muda untuk tetap semangat mengejar mimpinya,” sebut Irfan Rinaldi, Product Marketing Manager, Samsung Electronics Indonesia.

Baca Juga :  Bisa Ngapain Aja Ngabuburit Pakai Hape Sejutaan?

Edho Zell, salah satu mentor dari program Be A Galaxy Creator yang merupakan seorang content creator dengan subscribers channel YouTube hampir 4 juta mengungkapkan, “Spirit yang diusung dalam kampanye Samsung #TetapSemangatIndonesia ini sebenarnya adalah untuk mengajak generasi muda, khususnya yang punya aspirasi jadi content creator supaya tidak mengandalkan proses yang instan, cuma semangat di awalnya saja. Faktor konsistensi ini terkadang jadi penyebab utama sebagian besar content creator gagal mencapai impiannya. Supaya kita tetap konsisten dalam pembuatan konten, kita bisa mulai dulu dari hal-hal yang mendasar, seperti membuat timeline dan naskah konten, berinteraksi dengan audiens, atau bisa juga dengan cara berdiskusi untuk menambah wawasan,” lanjut Edho.

Baca Juga :  Samsung Cari Galaxy Creator yang Siap Jadi Bintang!

Selain mengutamakan konsistensi, ia juga memberikan tips lainnya untuk para anak muda khususnya Gen-Z yang berminat di bidang content creation. Berikut adalah tips lengkap untuk menjadi seorang content creator dan tech reviewer professional ala Edho Zell:

  1. Kuatkan personal branding-mu!

Menjadi seorang content creator ataupun tech reviewer tentunya harus memiliki keunikan yang menonjol. Tentunya kamu tidak ingin disamakan dengan content creator lainnya, kan? Untuk mencapai personal branding yang diinginkan, kamu dapat memetakan minat dan keahlianmu. Misalnya kamu merupakan orang yang mahir dalam dunia kecantikan, atau teknologi, ataupun jago memasak sehingga ahli di bidang kuliner. Kalau bingung menentukan personal branding-mu, keluarga atau teman terdekat juga bisa menjadi tempat bertukar pikiran untuk memahami karakter khas apa yang orang lihat dari kamu, yang bisa diolah sebagai content creator.

 Set target audience yang sesuai

Baca Juga :  Bisa Ngapain Aja Ngabuburit Pakai Hape Sejutaan?

Setelah menemukan personal branding yang kuat, kamu harus menentukan target audience. Mulai dari rentang usia, status ekonomi, dan jenis kelamin. Hal ini dilakukan agar konten yang dibuat sesuai dengan target audience yang telah ditentukan. Kalian juga perlu riset tentang minat dari target audience yang mau dituju terhadap jenis konten yang mau kamu buat. Contohnya, jika kamu mau bikin konten tentang gaming, target audience yang bisa disasar adalah rentang usia 17-25 tahun, dengan status ekonomi kelas menengah ke bawah, baik laki-laki maupun perempuan.

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here