Kapal Selam
AL India Kirim SCI Sabarmati untuk Misi SAR KRI Nanggala-402. Sumber Foto : Indomiliter.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Setelah menempuh perjalanan selama 7 hari, sejauh 2.000 mil untuk dapat sampai di Perairan Bali Utara, Angkatan Laut India akhirnya tiba untuk mendukung misi pencarian KRI Nanggala-402 yang hilang di perairan Bali Utara.

Angkatan Laut India mengerahkan langsung kapal SCI Sabarmati yang membawa kapal selam penyelamat atau DSRV (Deep Submerge Rescue Vehicle) untuk misi tersebut.

Dikutip dari Indomiliter.com, Bertolak dari basisnya di Visakhapatnam, SCI Sabarmati yang membawa kapal selam penyelamat atau DSRV (Deep Submerge Rescue Vehicle). DSRV yang dibawa SCI Sabarmati adalah produksi James Fisher Defence (JFD) dari Inggris. Ada dua unit DSRV tipe DSAR-650L yang dioperasikan AL India sejak tahun 2018, dan DSRV milik India berasal dari desain SSRV generasi ketiga yang tergolong baru.

Kabarnya DSRV ini telah dirancang untuk memaksimalkan kapasitas baterai dan daya tahan operasional. Hal ini memastikan waktu yang minimal dihabiskan untuk mengisi ulang baterai, memungkinkan DSRV di-deploy lebih cepat jika terjadi insiden. Menurut pihak JFD, DSRV dapat dioperasikan hingga kedalaman 500 meter.

Dikutip dari business-standard.com (22/4/2021), disebutkan penyelam Angkatan Laut India telah berlatih secara ekstensif untuk keadaan darurat bawah air. DSRV India dioperasikan oleh tiga awak dan dalam satu kali angkut dapat menyelamatkan 14 personel dari kapal selam yang bermasalah. Untuk insiden KRI Nanggala-402, guna menyelamatkan 53 personel, maka dibutuhkan empat kali operasi penyelaman dengan DSRV.

SCI Sabarmati yang membawa DSRV dikenal juga sebagai Offshore Supply Ship. Kapal yang dilengkapi deck helikopter pada bagian haluan ini punya berat mati 3.306 ton, sementara panjang kapal 78 meter dan lebar 17 meter. Kapal yang dibangun pada tahun 2013 ini punya kecepatan maksimum 9,6 knots dan kecepatan jelajah 6,4 knots.

Baca Juga :  Karyawan Diduga Terpapar Covid-19, Jumlah Pengunjung Tiara Dewata Turun

AL India yang saat ini mengoperasikan 16 unit kapal selam, kini memiliki dua kapal penyelamat kapal selam, selain SCI Sabarmarti, ada INS Nireekshak (A15), kapal penolong dengan bobot mati 3.600 ton yang juga dibekali DSRV. (im/aar/bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini