Melasti
Sumber Foto : Istimewa

Sekretaris PHDI dan sekaligus Kepala FKUB Gianyar Ida Bagus Made Viprajana menyampaikan, perayaan Nyepi tahun ini masih dibarengi dengan Covid-19, maka hal tersebut setiap upacara pada pelaksanaan Hari Raya Nyepi tidak terlepas dari protokol kesehatan yang sangat ketat.

Salah satunya pada saat pelaksanaan melasti atau mekiyis yang banyak melibatkan masyarakat. Aparat desa diimbau untuk membatasi jumlah orang yang akan mengikuti upacara tersebut. Lebih lanjut Ida Bagus Viprajana menegaskan, terkait hari setelah Nyepi pada saat Ngembak Geni masyarakat umat Hindu biasanya akan melaksanakan silaturahmi ke kerabat, orang terdekat atau rekreasi ke tempat wisata atau pantai.

Baca Juga :  Mengenai Kasus Pencabulan yang Menjerat IWM, PHDI Bali Tidak Akui Status Kesulinggihan Tersangka

“Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap tinggal di rumah untuk menghindari penyebaran virus Covid-19, untuk kebaikan bersama supaya virus ini cepat berlalu,” tegasnya.(bpn)

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini