Didampingi para pejabat Pemkab Gianyar, politikus PDIP asal Payangan tersebut mengungkapkan, selama pandemi Covid-19 ini, pendapatan Pemkab Gianyar menurun drastis. Pada triwulan pertama 2020 (Januari, Februari dan Maret), pendapatan Gianyar sudah masuk Rp540 miliar. Namun setelah itu hingga saat ini tidak sampai menyentuh Rp30 miliar.
“Sampai mau habis Februari ini baru Rp20 miliar kita dapat. Untuk bayar pegawai, mungkin kekuatan kita sampai September 2021,” ujarnya.
Berdasarkan salah satu persoalan tersebut, Bupati Mahayastra meminta dukungan semua komponen masyarakat. “Saya hanya minta, semua pihak di Kabupaten Gianyar agar mendukung langkah yang saya ambil. Saya butuh dukungan untuk mengeluarkan Gianyar dari pandemi,” tandasnya.(bpn)













