Pihkanya akan terus memantau perkembangan ketiga KUD yang mengalamin peningkatan yang kurang bagus. Belakangan ini KUD hanya mengalami peningkatan 1 persen dari 6 persen ke 7 persen yang artinya dari total gabah yang dihasilkan, baru 7 persen yang mampu diserap oleh KUD untuk disalurkan ke Kabupaten Klungkung.
“Inilah yang perlu kita sikapi perlu kerjasama kita dengan baik, perlu kesadaran masyarakat dan pentani. Kalau toh petani memerlukan uang lebih awal maka KUD harus mampu melakukan langgkah itu, sehingga KUD harus menguatkan modalnya, dan menguatkan sumberdaya manusianya,” paparnya.
Lebih lanjut Bupati juga mengingkatakan kepada KUD tiadak bermain main harga beli gabah ke petani. “Saya ingatkan kepada KUD, kalau beli gabah ke masyarakat dengan harga Rp4.000/kg, maka yang sampai ke masyarakat harus Rp4.000/kg. Jangan sampai KUD menggunakan jasa pihak ketiga lagi untuk membeli gabah,” tegas Bupati penggagas inovasi Bima Juara ini.(bpn)













