Sipandu Beradat
Sumber Foto : Humas Buleleng

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENG – Desa Adat Yeh Sanih, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Bali ditunjuk oleh Majelis Desa Adat Provinsi Bali untuk menjadi desa percontohan bersama 14 desa lainnya dalam pelaksanaan awal Sistem Pengamanan Terpadu Berbasis Desa Adat (Sipandu Beradat).

“Desa-desa ini dipilih langsung oleh Bendesa (Pemimpin) Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, salah satunya adalah Desa Adat Yeh Sanih,” ucap Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Buleleng Putu Karuna usai mengikuti Penandatangan Nota Kesepakatan Pelaksanaan Sipandu Beradat secara virtual, dari ruang kerjanya, Kamis (28/1/2021).

Baca Juga :  Diterimanya Usulan Pinjaman PEN Buleleng Tergantung Kriteria dari Pemerintah Pusat

Sipandu Beradat adalah sebuah program pengamanan desa adat di Provinsi Bali, dan tertuang dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Bali Nomor 26 Tahun 2020. Dimana pagi ini, dilakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan kerja sama antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bali, Kapolda Bali, Bendesa Agung Majelis Desa Adat Provinsi Bali, dan Pangdam IX Udayana. Nota kesepakatan ini terkait pengamanan desa adat.

Menurut Putu Karuna melalui program ini, pecalang bisa diikutsertakan dalam upaya pengamanan Desa Adat. Sehingga terjadi kolaborasi antara pemerintah provinsi, majelis desa adat, kepolisian, dan TNI.

“Kapolda dan Dandim diwakili oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas. Dengan desa adat nanti akan membuat forum. Tujuan forum ini yakni berkoordinasi tentang pengamanan desa. Utamanya saat terjadi permasalahan keamanan di desa adat,” ujar dia.

Dalam kesepakatan ini, disebutkan baru ada 15 desa adat yang terpilih menjadi contoh dan menjadi kader awal yang akan melakukan hal-hal yang diharapkan dalam pelaksanaan program Sipandu Beradat. Desa Adat Yeh Sanih dan 14 desa adat lain di Provinsi Bali dicoba untuk menjadi contoh terlebih dahulu. Setelah melihat pelaksanaan di desa-desa percontohan, ke depan diharapkan semua bisa melaksanakan Sipandu Beradat.

Tinggalkan Komentar

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini