Imagine Rainbow
Sumber Foto : Humas Denpasar

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARPenampilan demi penampilan disuguhkan para musisi Bali dalam agenda acara Denpasar Young Creative serangkaian Denpasar Festival (Denfest) ke-13 secara online. Pada Kamis (10/12/2020) sore di Channel Kreativi Denpasar menampilkan musisi Imagine Rainbow yang membawakan aliran musik reggae.

Tentu kita tidak asing lagi kalau mendengar aliran musik reggae yang awalnya dikembangkan di jamaika ini. Genre ini semakin dikenal dengan beberapa musisi Bali yang masuk dalam aliran musik serupa dengan senandung yang sangat asik didengar. Imagine Rainbow yang membawakan genre reggae di Dharma Negara Alaya dan tayang pada kreativi denpasar membawa beberapa buah lagu seperti “Damai dan Santai”. Group band yang beranggotakan 7 orang ini melantunkan tembang-tembang asiknya selama 18 menit.

Baca Juga :  Reorientasi Pariwisata dan Pasar Mancanegara di Masa Pandemi

Rafi vokalis dari Imagine Rainbow menuturkan awal mula band ini lahir pada tahun 2016 dan diharapkan mampu menjadi pelangi yang memberikan imajinasi. “Kita berharap bisa memberikan imajinasi seperti nama group band kita Imagine Rainbow yang mampu memberikan warna bagi diri kita sendiri dan juga para pendengar setia kita,” ujarnya.

Dalam mengambil genre reggae menurut Rafi yang mampu memberikan rasa santai, hawa positif dan damai bagi kehidupan kita. Tampil dalam ajang Denpasar Young Creative serangkaian Denfest ini membawakan tiga lagu. dua lagu original kita dan satu lagu cover “Waiting in Fine” dari Bob Marley, dan terakhir penampilan online kami ini ditutup dengan lagu “Sunset tak Indah Lagi”.

Baca Juga :  Bandesa Agung MDA Provinsi Bali Temui Ketua Pengadilan Tinggi Denpasar

Ia menuturkan terciptanya lagu “Sunset Tak Indah Lagi” sebagai gambaran lagu kami bahwa kita harus selalu mencitai alam kita. Hal ini juga tertuang dalam ajaran agama kita yakni terdapat unsur buwana agung dan bhuwana Alit. “Semoga kesempatan kami dalam mengisi agenda Denfest tahun ini mampu memberikan warna-warna bermusik bagi musisi di Bali,” ujarnya.

Rafi juga menyampaikan bahwa kegitan Imagine Rainbow sebelum pandemi yakni terus mencari ide, dan tentu meningkatkan relasi kita. Setelah pandemi kita merasakan dampaknya, dan kita terus berdoa semoga pandemi ini cepat berlalu. Sehingga para pemusik bisa kembali tampil memberikan hiburan.

“Tampil di Denfest ini sebagi job awal kami di masa pandemi, dan kami sangat senang walaupun tampil secara virtual kami sangat bangga bisa tampil, semoga Denpasar semakin kreatif  serta terus memberikan inovasi-inovasi baru bagi insan muda,” ujarnya. (pur/humas-dps/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here