Majelis Desa Adat
Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet. Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARBandesa Agung Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet telah mengutus Dr. Made Wena, Patajuh Bandesa Agung/Wakil MDA Bali didampingi Putu Hendra Sastrawan, Prajuru MDA Bali bertemu Tim Kerja BK DPD RI secara lengkap yakni Bustami Zainudin, Muhammad Nuh dan TGB. Ibnu Khalil didampingi 3 pejabat kesekretariatan DPD RI dalam rangka memaparkan isi surat pelaporan yaitu terdapat 4 aspek utama pemicu situasi dan kondisi Masyarakat Adat Bali tidak nyaman akibat perilaku Oknum Anggota DPD RI Perwakilan Bali, Arya Wedakarna.

Ida Pangelingsir Agung Putra Sukahet sebagai Ketua Majelis Desa Adat Provinsi Bali mengimbau kepada seluruh Umat Hindu agar dalam menyikapi masalah HK dan masalah sensitif terkait polemik pernyataan Arya Wedakarna agar dipikirkan secara serius yaitu dengan cara-cara sesuai ajaran agama dan Pancasila serta elegan.

MDA secara tegas telah menyatakan sikap menolak HK serta menyatakan sikap ke BK DPD RI. “Saat ini sedang berproses jadi marilah kita hormati proses hukum yang terjadi supaya berjalan dengan sebaik-baiknya serta yang paling penting adalah keamanan, kedamaian dan ketenangan di Bali,” ajaknya.

Baca Juga :  Sebelum Pemelaspas, BAST Revitalisasi Pasar Banyuasri Diminta Segera Diselesaikan

Kita harus jaga Rajegnya Bali serta gerakan-gerakan yang dilakukan harus sesuai koridor yang patut yaitu sesuai dengan ajaran agama Hindu, sesuai dengan negara berdasarkan hukum dan protokol kesehatan karena di pandemi Covid 19 telah menyebabkan krisis ekonomi sehingga sangat penting tetap menjaga keamanan dan kedamaian Bali akan mempercepat pemulihan pariwisata yang ada di Bali.(guz/bpn)

Tinggalkan Komentar

Please enter your comment!
Please enter your name here