Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Koalisi Tabanan Maju yang diusung Partai Golkar, NasDem, Demokrat, dan juga didukung Hanura, serta disusul PPP, mendeklarasikan paket pasangan calon bupati dan wakil bupati Anak Agung Ngurah Panji dengan I Dewa Nyoman Budiasa (Panji-Budi) dalam Pilkada Tabanan 2020. Deklarasi berlangsung di Puri Anom, Tabanan, Kamis (3/9/2020) petang.

Deklarasi tersebut dihadiri masing-masing pimpinan parpol koalisi di Tabanan. Sementara Ketua Koalisi Tabanan Maju, Nyoman Wirya, mengatakan akan mendaftarkan paket Panji-Budi ke KPU Tabanan, 5 September 2020.

“Beringin yang ada di Puri Anom Tabanan, daunnya kini sudah menguning. Ini ciri-ciri alam. Artinya, Tabanan akan menuju masa keemasan,” ujarnya, menyakinkan bahwa paslon yang didukung Koalisi Tabanan Maju akan mampu terpilih dan menang dalam kontestasi yang akan berlangsung pada 9 Desember 2020 mendatang.

Sementara Panji Astika pun mengucapkan terima kasih, karena atas kepercayaan yang diberikan partai koalisi kepada dirinya. “Kami bertekad untuk berjuang penuh. Pokoknya gas pol untuk berjuang memenangkan Pilkada Tabanan. Alam sudah memberikan jalan untuk bisa berubah, untuk menjadikan Tabanan maju. Alam sudah memberikan tanda kepada kami berdua,” ujar tokoh yang akrab disapa Turah Panji ini.

Baca Juga :  Inovasi Sistem Jaga Baya Antarkan Denpasar Raih Penghargaan 4th Indonesia Smart Nation Award 2020

Menurutnya, modal besar yang akan digunakan dalam kontestasi itu adalah hasrat masyarakat yang menginginkan perubahan Tabanan ke arah yang lebih baik. Untuk itu, dia menawarkan perubahan yang bisa membawa kebahagian rakyat Tabanan.

“Hari ini bukan pesta, tapi perjuangan melawan partai besar. Tapi, ada kalanya sesuatu yang besar itu berakhir. Kami yakin, tahun 2020 adalah akhir dari sesuatu yang besar dan selesai. Tunas padi sudah mulai menguning. Kami akan mengembalikan lumbung beras itu ke Tabanan,” ujarnya.

Hal senada diungkapkan Dewa Budi. Dia mengajak seluruh masyarakat Tabanan yang ingin melakukan perubahan ke arah lebih baik, harus berjuang untuk memenangkan kontestasi ini. “Kami akan mewakili masyarakat yang ingin perubahan. Memang dan kalah adalah sebuah takdir. Namun, masyarakat yang menginginkan perubahan dan perbaikan di Kabupaten Tabanan,” tandasnya. (ita/bpn)

Tinggalkan Komentar