BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTAHari ini, Selasa (8/9/2020) menjadi batas akhir bagi mahasiswa UGM untuk melakukan pemutakhiran data di akun Sistem Informasi Terintegrasi (Simaster) untuk mendapatkan bantuan kuota internet sebesar 50 GB.

Seperti diketahui, Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) memberi bantuan kuota internet sebesar 50 GB setiap bulan bagi mahasiswa. Bantuan diberikan mulai September-Desember 2020 untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran daring atau pembelajaran jarak jauh (PJJ) akibat pandemi Covid-19.

Kepala Bagian Humas dan Protokol UGM, Dr. Iva Ariani menjelaskan mahasiswa yang ingin mendapatkan bantuan kuota internet harus terdaftar dalam Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PD Dikti). Mahasiswa wajib untuk melakukan pemutakhiran data pada akun Sistem Informasi Terintegrasi (Simaster), Selasa (8/9/2020).

“Mahasiswa wajib meng-update dan memverifikasi biodata di Simaster paling lambat 8 September 2020 pukul 23.59 WIB,”terangnya sembari menyampaikan pemutakhiran data mahasiswa juga dilakukan dalam rangka persiapan Penomoran Ijazah Nasional (PIN).

Mekanisme pemutakhiran data yang bisa dilakukan mahasiswa diawali dengan meng-update dan memasukkan kode verifikasi nomor seluler dan email non UGM pada laman https://simaster.ugm.ac.id/portal/. Adapun cara yang dilakukan melalui Menu Pengaturan lalu pilih Data Akun. Bantuan kuota internet diberikan kepada nomor seluler Indonesia dengan status aktif.

Baca Juga :  GeNose UGM Bisa Deteksi Covid-19 Hanya Dalam 80 Detik

Langkah berikutnya, melakukan update dan verifikasi biodata pribadi. Cara update dan verifikasi melalui laman https://simaster.ugm.ac.id/akademik/. Kemudian pilih Menu Akademik dan pilih Data Mahasiswa.

Guna memperlancar pelaksanaan pemutakhiran data, mahasiswa diminta untuk menyiapkan dan mengunggah sejumlah dokumen pendukung. Dokumen tersebut adalah Kartu Keluarga (KK) atau Akte Kelahiran, Kartu Tanda Penduduk (KTP), serta Ijazah Terakhir atau SKL.

“Bantuan kuota internet gratis ini diberikan bagi semua mahasiswa. Harapannya bisa mendukung kegiatan pembelajaran daring akibat pandemi ini,”imbuhnya. (ika/humas-ugm/bpn)

Tinggalkan Komentar