Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASARPandemi Covid-19 masih berimbas pada semua sektor, sehingga berakibat juga dengan dunia pendidikan di Kota Denpasar. Kondisi demikian membuat tokoh masyarakat Desa Ubung Kaja, I Nyoman Gede Sumara Putra, ST., yang getol menyuarakan aspirasi masyarakat serta dengan tagline ‘Gotong Royong untuk Masyarakat’, ingin kembali berbagi utamanya dengan anak-anak sekolah di seputaran Desa Ubung Kaja, Kelurahan Ubung & Peguyangan, Denpasar, Minggu (16/8/2020).

Kegiatan pertama dilaksanakan di Banjar Liligundi, disana Mangde sapaan akrab I Nyoman Gede Sumara Putra memberikan bantuan alat tulis diterima langsung Kelian Banjar liligundi, Wayan Suparta. Disana Mangde didaulat melepas Liligundi Riders yang pada saat itu melaksanakan touring ke Jatiluwih dan Bedugul merayakan HUT kemerdekaan RI. Dilanjutkan ke Banjar Pemangkalan diserahkan alat tulis diterima Kelian Adat Pemangkalan, Wayan suara didampingi Ketua STT.

Baca Juga :  Berantas Praktik Pelacuran, Pol PP Denpasar Kembali Tertibkan 20 PSK

“Ini bentuk sumbangsih kami kepada warga untuk meringankan beban orang tua dimasa pandemi Covid-19 ini,” ujar Bli Mangde didampingi Ketut Swena, SH selaku Kelian Br. Binoh Kaja.

Mangde yang juga anggota DPRD Kota Denpasar ini mengatakan, walaupun saat ini pembelajaran masih sistem online atau daring, namun diharapkan bantuan ini ke depan dapat bermanfaat bagi anak-anak dan tentu meringankan beban orang tua juga.

Bantuan dilanjutkan ke Kelurahan Ubung diterima Bendesa Adat Ubung Made Jesna, Ketua Satgas Gotong Royong Made Darmaja dan Lurah Ubung Wayan Ariyanta, SH, kemudian ke Banjar Petangan Gede.

Di banjar Petangan Gede, yang sedang menggelar lomba Tiktok serangakaian HUT kemerdekaan RI, Mangde memberikan sambutan dihadapan warga dan mahasiswa Universitas Warmadewa yang sedang melaksanakan KKN.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Canangkan Bulan Bhakti Gotong Royong Ke-14

Dalam sambutannya mangde mengajak generasi muda untuk saling gotong royong bahu membahu membantu kemajuan desa apalagi anak muda ini merupakan tulang punggung bangsa Indonesia.

“Hal kecil yang saya lakukan ini merupakan bentuk kepedulian kepada warga, keluhan orang tua pada sektor pendidikan ini perlu kita bantu dan support apalagi saat pandemi ini,” ujar Mangde.

Mangde juga beberapa waktu lalu memberikan support atas kegiatan di Banjar Petangan Gede, Ubung Kaja yang memberikan tempat dan layanan wifi gratis bagi anak-anak untuk melaksanakan kegiatan belajar di banjar tentunya dengan protokol kesehatan. Kegiatan positif ini tentu saja sangat bermanfaat bagi orang tua, sehingga meringankan beban untuk membeli kuota.

“Semoga kegiatan yang dilaksanakan di Banjar Petangan Gede dapat digetok tularkan ke banjar lain sehingga sangat membantu sekali ekonomi masyarakat,” harap Mangde dengan penuh semangat.

Baca Juga :  SMPN 11 Denpasar Semakin Berprestasi, Manfaatkan Ponsel Pintar dalam Pembelajaran

Kegiatan ini berlanjut ke Banjar Tegal Kauh, Tegal Kangin, Batu Makaem, Tulangampiang, Anyar-Anyar, Poh Gading, Dauh Kutuh, Banjar Dakdakan Peguyangan, Binoh Kelod dan berakhir di Banjar Binoh Kaja.

Sumber Foto : Istimewa

Di akhir kegiatan Mangde berpesan dalam kemerdekaan RI ke-75 ini, program-program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat perlu didorong untuk menggeliatkan perekonomian, termasuk memberikan stimulus. UMKM perlu dirangsang kembali dengan stimulus sehingga mereka tetap eksis.

“Sistem gotong royong sangat ampuh dalam mempercepat pemulihan ekonomi, dalam hal ini masyarakat saling membantu untuk bersama-sama bangkit mulai dari lingkungan terdekat,” tutup Mangde Politisi PDI-P Asal Desa Ubung Kaja ini. (ads/bpn)