Pengunjung sedang menikmati salah satu area di Bali Zoo. Sumber Foto : dar/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, GIANYAR – Masa pandemi telah membuat semuanya berubah. Banyak tempat usaha dan rekreasi yang tutup. Begitu pula masyarakat lebih banyak berdiam diri di rumah guna menghindari penyebaran Covid-19.

Kini memasuki era adaptasi tatanan kehidupan baru, secara perlahan keseharian masyarakat mulai bergeliat seperti sedia kala. Tentu ada satu hal yang diidamkan masyarakat, adalah berekreasi untuk menghilangkan kejenuhan karena hampir selama enam bulan nyaris terbelenggu dan tidak bisa kemana-mana seperti biasanya.

Bali Zoo yang berlokasi di daerah Singapadu, Gianyar, menjadi salah satu tempat rekreasi pilihan bagi masyarakat. Selain bisa melihat sekitar 400 satwa dari 60 spesies, tempat ini juga menyajikan suasana alami yang sejuk dan segar bagi pengunjung.

Sempat ditutup saat pandemi merebak, akhirnya sejak 11 Juli 2020 taman satwa seluas 10 hektar ini kembali dibuka untuk pengunjung. Di awal buka, memang diakui belum begitu banyak pengunjung.

“Yang datang hanya pemegang kartu membership saja, mereka bayar sekali dan bisa gratis berkunjung selama satu tahun,” ujar Emma Chandra, PR Bali Zoo saat ditemui baru-baru ini.

Baca Juga :  Serahkan Bantuan dan Tali Kasih, Gubernur Koster Akan Berdayakan Mantan Atlet Berprestasi

Namun, seiring waktu mulai terjadi peningkatan, apalagi adanya promo spesial yang menarik minat pengunjung.

“Kami ada┬ápromo weekdays dengan harga tiket 75 ribu (dewasa) dan 55 ribu (anak-anak), weekend 95 ribu (dewasa) dan 75 ribu (anak-anak) serta promo pelajar hanya 100 ribu untuk 2 orang. Semua ini berlaku untuk Bali. Ada pula promo gowes, bisa berkeliling Bali Zoo dengan bersepeda mulai jam 7 pagi, hanya 100 ribu per orang sudah termasuk free ice tea,” jelasnya.

Emma menambahkan, jumlah kunjungan saat weekdays (hari biasa) mencapai 300-500 orang, sedangkan saat weekend sekitar 700-900 orang. Jika dibandingkan sebelum pandemi, kunjungan pada hari biasa tercatat 1.000 orang, dan saat akhir pekan bisa mencapai 1.500-2.000 orang.

“Dulu, market kami adalah mix. Antara pengunjung mancanegara, domestik dan lokal jumlahnya sebanding. Kini karena kondisi pandemi, kami 100 persen mengandalkan market lokal, tapi domestik sudah mulai masuk,” papar Emma.

Ditambahkan, Bali Zoo telah melewati tahapan verifikasi untuk pembukaan tempat wisata. Pihak pengelola pun menerapkan protokol kesehatan bagi pengunjung dengan menyediakan tempat mencuci tangan di beberapa titik, pengecekan suhu tubuh, peringatan penggunaan masker dan physical distancing melalui banner, transaksi cashless serta penyediaan maps yang bisa diunduh lewat handphone. Semua ini bertujuan untuk mengurangi kontak fisik.

Baca Juga :  Gunakan Dana PEN, Kolam Renang Pidada Akan Direnovasi

Pihak Bali Zoo berharap kondisi segera membaik dan kehidupan kembali normal seperti sebelumnya.

“Kami tetap mengikuti keputusan pemerintah. Yang bisa kami lakukan adalah memberikan yang terbaik dan promo menarik┬ákepada pengunjung. Bulan depan kami rancang Birthday Surprise dan ada pembukaan zona/area baru, Savanna,” pungkasnya. (dar/bpn)

Tinggalkan Komentar