Travel Gathering #welovebali akan berlangsung pada 4-6 September 2020 mengajak 150 pengusaha travel agent di luar Bali. Sumber Foto : ads/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Dalam upaya mengembalikan gairah pariwisata Bali, Bali Dwipa Tourism Industry (BDTI) sebagai wadah pelaku industri pariwisata di Bali akan menggelar Travel Gathering dengan tema #welovebali. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 4-6 September 2020 dengan mengajak 150 pengusaha travel agent dari seluruh Indonesia untuk merasakan kesiapan pariwisata Bali di era new normal atau adaptasi tatanan kehidupan baru.

Ketua Panitia Travel Gathering, Made Trimayasa mengungkapkan pandemi Covid-19 yang telah melanda selama 6 bulan ini mengakibatkan ekonomi Bali merosot. Lantas, ketika dibukanya pariwisata Bali bagi pasar domestik mulai 31 Juli 2020, banyak travel agent di luar Bali ingin mengetahui kesiapan Bali di era new normal ini. Akhirnya muncul kesepakatan untuk mengadakan Travel Gathering khusus bagi travel agent di luar Bali yang diharapkan nantinya bisa membawa tamu ke Bali.

“Sejak kami buka pendaftaran dua bulan lalu menggunakan QR Code, ada 300 travel agent yang daftar, tapi kami hanya terima 150 saja, ada dari Sumatera, Kalimantan, NTB, NTT, Maluku dan lainnya,” ungkap Trimayasa pada press conference di Infinity8 Bali Hotel, Sabtu (29/8/2020).

Baca Juga :  PC KMHDI Badung Tetap Laksanakan Kaderisasi di Tengah Pandemi

Selama di Bali para travel agent tersebut nantinya akan mengikuti kegiatan fun trip, yang diawali dengan welcome dinner di destinasi wisata Pantai Pandawa, Kuta Selatan, Badung. Kemudian bersepeda sambil menikmati keindahan alam Ubud, merasakan legitnya coklat Bali serta farewell dinner di Jimbaran.

Terkait agenda tersebut, Ketua Panitia New Normal Pantai Pandawa, Wayan Duartha mengungkapkan sangat mendukung pelaksanaan kegiatan ini, karena terdapat kesamaan rencana program untuk mempromosikan Pantai Pandawa khususnya dan Bali umumnya kepada travel agent di seluruh Indonesia.

“Kami sangat welcome dan berterima kasih, sehingga program tersebut bisa digabungkan dan dilaksanakan dalam waktu dekat ini,” ungkapnya.

Ditambahkan, Tim New Normal Pantai Pandawa telah terbentuk sebelum uji coba pembukaan kawasan wisata pada 9 Juli 2020 untuk meyakinkan bahwa tata kelola kawasan Pantai Pandawa menuju new normal berjalan baik. Infrastruktur dan SDM disiapkan dengan baik dan protokol kesehatan telah dirancang sejak awal sehingga pada 9 Juli Pantai Pandawa sudah mulai dibuka dengan penerapan tatanan new normal.

Baca Juga :  Paslon Setujui Desain Susur Pemilihan Tahun 2020

“Sejak dibuka sampai saat ini, ada sekitar 4.000 pengunjung pada akhir pekan atau hari libur, dan rata-rata 600 pengunjung pada hari biasa. Kami sangat bersyukur,

Saat ini pasar internasional memang belum dibuka, maka market domestik (wisdom) menjadi potensial bagi pariwisata Bali dan relevan sebagai penggerak perekonomian.

“Kami yakin event ini akan memberikan impact yang luar biasa bagi industri pariwisata Bali ke depan, kini yang harus kita bangun adalah kepercayaan bahwa Bali aman dan nyaman bagi wisatawan,” ujar Fransiskus Adi Rahmawan selaku Ketua Umum BDTI.

Sebagai penyedia akomodasi, Ryan Tanjung dari Infinity8 Hotel menerangkan semangat seluruh stakeholder di industri pariwisata Bali saat ini sangat dibutuhkan untuk segera menggerakkan roda perekonomian.

“Kami sangat mensupport event ini. Tentunya langkah-langkah kongkrit untuk terus menggaungkan bahwa Bali aman dan nyaman sebagai destinasi harus terus dilakukan, dan tidak dapat 100 persen bergany pada pemerintah, dibutuhkan peran semua pihak untuk membangkitkan kembali pariwisata Bali,” pungkasnya. (dar/bpn)

Tinggalkan Komentar