Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR -Kejuaraan Tenis Meja Bali Open Perkasa Rucira Garjia II 2020 dalam rangka Bali Era Baru ditutup secara resmi oleh Irwasda Polda Bali Kombes Pol. Drs I Nyoman Sumanajaya yang mewakili Kapolda Bali di Gor Lila Buana, Denpasar, Sabtu (22/8/2020). Kejuaraan yang berlangsung selama dua hari tersebut menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 secara ketat.

Dari hasil pertandingan, Juara 1 Tunggal Putra diraih M Zahru Nailufar dari Bhayangkara Polres Gianyar, Juara 2 Triono Poiyo dari Bhayangkara Polres Tabanan, serta Juara 3 M Bima Abdi Negara dari Bhayangkara PRG Polda Bali dan Taufik Zikri dari Bhayangkara Polres Karangasem.

Sedangkan Juara 1 Ganda Putra diraih pasangan M Zahru Nailufar dan M Lucky Purkani dari Bhayangkara Polres Gianyar, Juara 2 pasangan Gilang Maulana dan Habibie Wahid dari Bhayangkara Polres Bangli, serta Juara 3 diraih pasangan Rahmat Pakaya dan M Rizal Zulmi dari Bhayangkara Polres Jembrana, dan juga pasangan Yon Mardiono dan Abdul Hair dari Bhayangkara Polres Badung.

Sementara Juara 1 Tunggal Putri diraih Gustin Dwijayanti dari Bahayangkara PRG Polda Bali, Juara 2 Siti Aminah dari Bhayangkara Polres Gianyar, serta Juara 3 Alda Rahayu dari Bhayangkara Polres Tabanan dan Christine Ferliana dari Bhayangkara PRG Polda Bali.

Baca Juga :  Pemkab Buleleng Peringkat Delapan Nasional MCP Korsupgah KPK Triwulan Dua 2020

Juara 1 Cabang Ganda Putri disabet pasangan Gustin Dwijayanti dan Christine Ferliana dari Bhayangkara PRG Polda Bali, Juara 2 Reza Amanda dan Amanda Rahma Dhina dari Bhayangkara Polres Buleleng, serta Juara 3 direbut pasangan Kadek Ayu Puspita dan Dwi Oktaviani Sugiarto dari Bhayangkara Polres Badung, serta Ni Kadek Sintya Dewi dan Siti Aminah dari Bhayangkara Polres Gianyar.

Diadakannya kejuaraan tenis meja ini bertujuan untuk mencari bibit-bibit baru atlet tenis meja serta merangsang cabang olahraga lain untuk menggelar kejuaraan dengan mematuhi protokol kesehatan. Sekaligus pada situasi adaptasi kebiasaan baru ini ingin menunjukkan kepada masyarakat bahwa Bali aman dikunjungi guna meningkatkan pertumbuhan perekonomian masyarakat Bali.

“Kami sudah memiliki buku panduan yang dikeluarkan oleh KONI dan Kementerian Kesehatan yang berisi bagaimana tata cara menyelenggarakan suatu perlombaan, kejuaraan maupun pertandingan saat pandemi covid-19. Pedoman itulah yang sudah kami laksanakan dalam kegiatan kejuaraan Tenis Meja Bali Open Prakasa Rucira Garjita II 2020,” ujar Irwasda Polda Bali. (dar/bpn)