Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Bali I Dewa Agung Gede Lidartawan didampingi Sekretaris I Made Oka Purnama dan dua orang staf melaksanakan audiensi kepada Danrem 163/Wira Satya Brigjen TNI Husein Sagaf, S.H., yang didampingi Perwira Staf bertempat di Makorem, Rabu (15/7/2020).

Dalam kunjungan tersebut Ketua KPU Bali Lidartawan menyampaikan perihal persiapan pelaksanaan Pilkada serentak di enam kabupaten/kota di Bali yang sejauh ini berjalan baik, aman dan lancar sesuai tahapan yang sudah ditentukan KPU.

“KPU Bali siap untuk menyelenggarakan Pilkada serentak 2020, termasuk terkait kesiapan logistiknya di tengah situasi pandemi Covid-19 saat ini,” jelas Lidartawan.

Lidartawan menjelaskan dalam pelaksanaan Pilkada serentak ini tentunya harus sesuai protokol kesehatan. Hampir semua proses Pilkada dari sebelum dan di tengah pandemi ini, tentunya sangat berbeda, mulai dari pendaftaran calon peserta Pilkada yang dulu biasanya diantarkan para simpatisan dalam jumlah banyak tentunya akan dibatasi. Begitu juga saat kampanye terbuka, yang dulu melibatkan ribuan simpatisan di lapangan, nantinya akan dibatasi dengan kampanye dalam ruangan yang pesertanya hanya 40 persen dari kapasitas ruangan serta melalui virtual.

Baca Juga :  Kasus Positif Covid-19 di Denpasar Kembali Alami Peningkatan, Sehari Melonjak Tajam di Angka 218 Orang

Terkait pemasangan alat peraga kampanye seperti baliho yang  rawan menimbulkan gesekan antar simpatisan, akan diimbau untuk tidak dilakukan. Hal ini sekaligus mengikuti imbauan Gubernur Bali untuk mengurangi penggunaan sampah plastik dan akan diganti dengan pembuatan video film pendek bagi calon peserta Pilkada. Termasuk juga saat debat calon nantinya jumlah orang yang menghadiri akan dibatasi.

Sementara pada tahapan pemungutan suara di TPS tanggal 9 Desember 2020 mengacu kepada PKPU Nomor 6 Tahun 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan terkait Covid-19. Panitia penyelenggara dan pemilih yang hadir ke TPS wajib menggunakan masker, penyiapan tempat mencuci tangan, pengecekan suhu tubuh dengan thermo gun, hand sanitizer dan untuk menghindari penumpukan atau kerumunan maka waktu kedatangan warga ke TPS akan diatur.

Penerapan mekanisme atau tata cara Pilkada di tengah pandemi Covid-19 ini yang perlu disosialisasikan kepada masyarakat sebagai pemahaman baru.

Ketua KPU Bali meminta bantuan kepada Danrem 163/Wira Satya agar melibatkan para Babinsa untuk berperan membantu KPU mensosialisasikan mekanisme atau tata cara Pilkada serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Pendistribusian 250 Wastafel ke Seluruh Kodim di Provinsi Bali

“Sebelumnya kami sudah berkoordinasi dengan Polda Bali untuk kegiatan ini, selanjutnya kami mohon bantuan Bapak Danrem dalam melibatkan para Babinsa yang nantinya bersinergi bersama Bhabinkamtibmas untuk mensosialisasikan Pilkada serentak 2020 yang sedikit berbeda karena Covid-19,” sebut Lidartawan.

Pihaknya sangat paham bahwa Babinsa dan Bhabinkamtibmas adalah aparat yang sangat dekat dengan masyarakat di wilayah maka sangat memungkinkan dalam peran dan tugasnya membantu sosialisasi terkait Pilkada serentak yang dilakukan KPU.

Jadi sebelumnya atas kesediaan dan persetujuan Danrem 163/Wira Satya maka dalam waktu satu minggu ke depan KPU terlebih dahulu akan memberikan sosialisasi kepada para Babinsa secara virtual atau online.

Menanggapi penyampaian Ketua KPU Provinsi Bali terkait Pilkada serentak 2020 di tengah pandemi Covid-19, Danrem 163/Wira Satya sangat mendukung dan akan membantu agar seluruh tahapan Pilkada di Bali berjalan aman, lancar dan sukses.

Baca Juga :  Forkopimda, Nakes dan Tokoh Agama Denpasar Terima Vaksinasi Covid-19 di RSUD Wangaya

“Kita siap untuk mendukung dan membantu agar seluruh tahapan Pilkada ini berjalan aman, lancar dan sukses,” kata Danrem.

Terkait pelibatan para Babinsa dalam pelaksanaan sosialisasi Pilkada serentak 2020 di Bali maka semua akan dikoordinasikan baik dengan komando atas dan jajaran di wilayah.

“Kita siapkan personelnya, kita siapkan waktu yang tepat sehingga KPU pun nantinya siap memberikan pembekalan kepada semua Babinsa yang nantinya akan disampaikan kepada masyarakat,” sebut Danrem.

Danrem juga berharap pelaksanaan Pilkada serentak 2020 di Bali yang akan dilaksanakan di enam kabupaten/kota yaitu Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Karangasem dan Kota Denpasar dapat berjalan aman dan lancar.

“Kita paham selama pelaksanaan Pemilu maupun Pilkada yang sudah berlangsung sebelumnya di Bali berjalan aman, lancar tanpa gesekan. Ini perlu dijaga dan dipertahankan karena menunjukkan tingkat berdemokrasi masyarakat Bali sangat baik dan nantinya akan berbanding lurus dengan penilaian indeks demokrasi yang sudah baik akan semakin baik dan dapat menjadi contoh bagi pelaksanaan pesta demokrasi di Indonesia,” tegas Danrem. (dar/bpn)