Sumber Foto : Istimewa

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Pemerintah, TNI dan komponen masyarakat lainnya bersama-sama terlibat dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Baca Juga :  Bantuan Stimulus Tunai Rp300 Ribu per KK Selama PPKM di Badung

TNI AD memiliki kemampuan pembinaan teritorial (Binter) harus dioptimalkan saat ini untuk sosialisasi dan mengedukasi masyarakat, bahwa Covid-19 adalah pandemi yang tidak main-main dan sampai saat ini banyak menimbulkan dampak bahkan korban meninggal.

Hal tersebut disampaikan Danrem 163/Wira Satya, Kolonel Infanteri Husein Sagaf, SH saat memberikan arahan kepada Dandim dan para Perwira Staf serta Danramil dalam rangka kunjungan kerja di Kodim 1617/Jembrana, Kamis (4/6/2020) di Makodim setempat.

“Binter tidak boleh kalah dengan pandemi Covid-19. Setidaknya, sebelum wabah ini bisa dieleminir dengan antivirus atau obat maka kita bisa melakukan upaya-upaya pencegahan,” sebut Danrem.

Upaya-upaya pencegahan tersebut adalah dengan melaksanakan imbauan yang telah disampaikan pemerintah kepada seluruh masyarakat.

“Jika kita sudah diimbau menerapkan protokol kesehatan yang di dalamnya berisikan tentang penggunaan masker, cuci tangan dengan sabun di air mengalir, menyediakan hand sanitizer, pengecekan suhu tubuh, jaga jarak (social and physical distancing) dan menghindari kerumunan atau kegiatan melibatkan orang banyak, maka itulah upaya pencegahan yang dapat kita lakukan saat ini sehingga harapannya siapapun tidak akan mudah terpapar oleh Covid-19,” imbuh Danrem.

Kunci keberhasilan penerapan protokol kesehatan ada pada masyarakat. Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan TNI-Polri secara masif untuk bersinergi dengan pemerintah dalam usaha mendisiplinkan masyarakat guna percepatan penanganan Covid-19.

Danrem mengingatkan seluruh personel untuk selalu bersikap fleksibel, persuasif, komunikatif dan mengedepankan logika dalam mensosialisasikan serta mengedukasi masyarakat dengan harapan akhirnya mereka memiliki kesadaran mandiri menghadapi pandemi Covid-19.

“Manfaatkan ide-ide kreatif yang ada di wilayah melalui kearifan lokal yang menarik dan mudah dipahami oleh masyarakat dalam melakukan sosialisasi ataupun edukasi,” sebut Danrem.

Baca Juga :  Hingga Saat Ini, 535 Nakes di Denpasar Telah Mengikuti Vaksinasi Covid-19

Sementara itu terkait kunjungan kerja di Kodim 1617/Jembrana, adalah untuk  mengenal satuan ini lebih dekat, kemudian mengetahui sejauh mana pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun 2020.

Danrem menilai apa yang sudah dikerjakan Kodim 1617/Jembrana sudah baik serta berharap kinerja satuan dapat ditingkatkan untuk menjadi semakin baik dengan mengacu pada aturan dan administrasi yang benar. (dar/bpn)