Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Menyikapi situasi pandemi Covid-19 ini, yang juga berdampak terhadap perekonomian masyarakat secara luas, maka Dandim 1619/Tabanan Letkol Inf. Toni Sri Hartanto mengajak dan mengimbau kepada masyarakat untuk mencoba mengembangkan ketahanan pangan (hanpangan). Salah satunya adalah budidaya lele dan kangkung.

Baca Juga :  Wujudkan Transparansi dan Akuntabilitas Lebih Baik, Pemkab Tabanan Hadiri Kegiatan Rencana Aksi atas Pemeriksaan LKPD Tahun 2023

Budidaya lele dan kangkung imaksud adalah di dalam ember. Bisa dikerjakan dengan sangat sederhana dan bermanfaat untuk mencukupi kebutuhan pangan keluarga.

Toni mengatakan, pada masa pandemi Covid-19 ini kita harus memiliki terobosan-terobosan untuk meningkatkan ketahanan pangan masyarakat, yang dapat diciptakan atau dikembangkan di lingkungan masing-masing.

“Bagi yang memiliki lahan, silahkan diolah dan ditanami tanaman-tanaman yang bermanfaat untuk ketahanan pangan, seperti ubi jalar, singkong, jagung, sayur-mayur, dan buah. Bahkan kalau yang memiliki lahan dengan mendapatkan suplai air yang cukup, bisa dengan pengembangan perikanan juga bagus,” kata Dandim.

Bagi yang memiliki lahan terbatas, lanjutnya, pengembangan budidaya lele dan kangkung dalam ember sangat efektif dan efisien. Sederhana dalam pembuatan maupun pemeliharaan. “Kodim 1619/Tabanan dan jajaran sudah mulai mengembangkan, mudah-mudahan dalam 2-3 bulan ke depan sudah dapat menikmati hasil,” ujarnya. (ita/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News