Juru bicara Satgas Penanggulangan Covid-19 Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha.

BALIPOTALNEWS.COM, JEMBRANA – Sebanyak 48 orang yang sempat kontak dengan pasien positif Covid-19 di Jembrana sudah melaksanakan rapid test. Hasilnya seluruhnya dinyatakan negatif Covid-19.

Humas Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jembrana, dr. I Gusti Agung Putu Arisantha mengatakan hasil tes cepat yang pertama itu negatif seluruhnya. Test cepat (rapid test) ditujukan kepada mereka yang melakukan kontak erat dengan empat pasien positif Covid-19 Jembrana.

Pelaksanaan rapid test tidak hanya dilangsungkan di RSU Negara, tapi juga di Puskesmas Gilimanuk, Puskesmas I Negara serta Puskesmas Pekutatan I.

Namun, sesuai protap seluruhnya diwajibkan kembali menjalani rapid test setelah sepuluh hari kedepan. “10 hari setelah rapid test pertama akan dilanjutkan dengan rapid test kedua. Jika hasil tes rapid yang kedua itu ada positif, akan dilanjutkan dengan pemeriksaan PCR di RSUP Sanglah. Hasil PCR inilah yang menentukan status pasien itu apakah positif atau negatif terinfeksi corona virus,“ papar Arisantha, Rabu (8/4/2020).

Saat ini, Ia tetap menghimbau kepada mereka yang sempat kontak itu untuk melakukan isolasi mandiri dirumah selama 14 hari dengan benar.

Baca Juga :  Jaga Ekosistem, Amerta Tebar 5.000 Benih Nila di Tukad Badung

Sementara untuk pergerakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) di Jembrana hari ini kembali bertambah. Secara kumulatif jumlah ODP Jembrana, sampai Rabu (8/4/2020) pukul 14.00 Wita sebanyak 108 orang. Jumlah itu bertambah enam orang dari sebelumnya. Sedangkan PDP 8 orang, 3 orang diantaranya selesai pengawasan. Untuk kasus positif coronavirus di Jembrana tercatat 4 orang.

Pihak gugus menurutnya terus mengadakan pendataan bagi warga Jembrana yang baru datang dari luar negeri maupun wilayah terjangkit Covid-19 di Indonesia.

“Namun yang terpenting saya imbau kepada warga Jembrana untuk disiplin diri. Diantaranya rajin cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir, gunakan masker dan terapkan physical distancing,“ pungkas Arisantha. (agg/bpn)