BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Beberapa penyair Bali mengapresiasi sebuah puisi karya Alita Rahmawati (11). Gadis cilik yang duduk di bangku kelas V SD di Islam Tabanan itu, menulis puisi tentang virus corona atau Covid-19 yang saat ini sedang mewabah di dunia.

Baca Juga :  Banjar Sari Kelurahan Ubung Laksanakan Sidak Masker
KLIK GAMBAR DI ATAS UNTUK MENDAPATKAN INFORMASI LEBIH LANJUT !!!

Puisi tersebut bermula dari sebuah tugas atau PR online dari guru walikelasnya di sekolah, seiring sekolah diliburkan dan mengharuskan siswa tetap belajar di rumah saja. Tugas tersebut pun dikerjakan, meskipun seperti yang diakui Alita bahwa awal menulis puisi tersebut susah-susah gampang. Namun, kata demi kata terangkai, dengan dibantu bimbingan sang ayah yang juga gemar menulis puisi dan karya sastra lainnya.

Seperti yang dikatakan Alita, kata-kata dalam puisi tersebut terinspirasi dari rasa kebosanannya sejak libur panjang karena wabah virus corona. Ditambah lagi dengan berita-berita di media massa, yang akhir-akhir ini dipenuhi dengan berita dan dampak covid-19.

“Saya tadi sempat membaca puisi karya Alita Rahmawati, yang berjudul ‘Selamat Jalan, Corona’. Bagi saya, ini karya luar biasa. Anak masih kelas V SD sudah bisa memilih diksi yang luar biasa. Puisi ini sungguh menyentuh,” ungkap pegiat sastra Bali, I Made Sugianto.

Baca Juga :  Gubernur Koster Serahkan Bantuan di Desa Bondalem

Karya puisi yang sempat viral karena diposting di medsos itu, pun mengundang decak kagum dari sastrawan lain berjuluk penyair gurun pasir, Amir Putra Petir. “Puisi karya Alita Rahmawati yang berjudul ‘Selamat Jalan, Corona’ ini sungguh luar biasa. Saya sangat mengapresiasi karya pusisi tersebut. Selamat buat Alita. Terus berkarya, dan sukses selalu,” ujar penyair bernama asli I Made Subagia ini.

Lantas, bagaimana tanggapan Alita tentang semua itu? Bagaimana pula dengan dunia modeling yang jadi hobinya sejak TK itu? Apakah akan pindah haluan hobi dari modeling ke puisi? Diberondong dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut, Alita hanya menanggapi dengan tersenyum dan tersipu malu. (ita/bpn)