BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Komponen Pariwisata mengusulkan jika Pantai Sanur meniru seperti yang dilakukan di Pantai Seminyak yakni membuat kawasan Pantai Steril guna mengoptimalkan penyebaran Covid-19, namun hal tersebut urung dilakukan mengingat kawasan Pantai Sanur dari hasil pemantauan sudah hampir 90 Persen sudah terlihat sepi tanpa aktivitas, demikian disampaikan Anggota DPRD Kota Denpasar dari Partai Hanura, Ida Bagus Ketut Kiana, SH saat ditemui Tim Baliportalnews.com di Kediamannya daerah Sanur Denpasar.

Baca Juga :  Dokar City Tour Denpasar Beroperasi Terapkan Prokes, Sabtu-Minggu Gratis

“Tidak perlu dilakukan Steril dikawasan Pantai Sanur mengingat aktivitas di Sanur hampir sudah tidak ada, hanya aktivitas penyebrangan ke Nusa Penida dan Lembongan yang masih tampak,” ujar Ida Bagus Kiana.

Wakil rakyat yang membidangi Pembangunan ini mengaku sangat susah menerapkan Kawasan yang steril dari kunjungan kasyarakat di beberapa Pantai di Kawasan Sanur namun dirinya berharap jika menjalankan aktivitas di pantai agar tetap memakai Masker. Sementara Kawasan Hotel tetap diharapkan bisa Steril demi Kenyamanan Wisatawan.

Masih banyak Masyarakat yang tidak menerapkan Social/Physical Distancing ditanggapi serius oleh Politisi Partai Hanura ini, “Ekonomi Masyarakat kan berbeda, yang ekonomi nyaman pasti memililih  tinggal di rumah namun bagaimana dengan Warung Kecil dan Nelayan yang memang hidup dari itu baru bisa makan, hal seperti itu mesti dipikirkan juga,” ungkap Tokoh Masyarakat Sanur ini.

Anggota DPRD Kota Denpasar, Ida Bagus Ketut Kiana, SH

Baca Juga :  Tindak Lanjut Bedah Kelurahan, Bupati Suwirta Kirim Bantuan ke Semarapura Kaja

Ida bagus kiana menjelaskan sebaiknya bantuan bagi masyarakat ekonomi lemah diberikan di masing masing banjar, itu sangat efektif karena bantuan lewat banjar akan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.

“Jangan sampai memberikan sumbangan ada muatan dan maksud lain,” tutup Ida Bagus Kiana.(ads/bpn)