istimewa/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNGKepolisian Resor Badung gelar upacara korps raport kenaikan pangkat pengabdian terhadap dua orang anggota Polres Badung yakni Iptu I Made Murdawan, S.Sos menjadi Ajun Komisaris Polisi berdasarkan Surat Telegram Kepala Kepolisian Daerah Bali Nomor : ST/1680/XII/KEP./2019 tanggal 23 Desember 2020 dan Aiptu I Nyoman Sudiarta menjadi Inspektur dua polisi berdasarkan Surat Telegram Kepala Kepolisian Daerah Bali Nomor: ST/1614/XII/KEP./2019 tanggal 10 Desember 2020.

Baca Juga :  Dukung Gaya Generasi Milenial Bali, Honda Genio Punya Pilihan Velg dan Decal yang Lebih Stylish

Upacara ini dipimpin langsung oleh Kapolres Badung AKBP Roby Septiadi, SIK dengan Perwira Upacara Kasubbagpers Bagsumda Polres Iptu I Made Sumendra dan Komandan Upacara Ipda I Wayan Astawa, SH di lapangan Mapolres Badung, Bali, Rabu (29/4/2020) pagi.

Tampak hadir dalam upacara tersebut PJU Polres Badung dan Kapolsek Jajaran serta seluruh personil, baik perwira maupun brigadir dan perwakilan dari polsek jajaran.

Orang nomor satu dijajaran Polres Badung menuturkan, sungguh merupakan suatu kebahagiaan tersendiri bagi personil yang telah melaksanakan tugas dengan penuh dedikasi, disiplin serta loyalitas yang tinggi dalam bertugas, sehingga mendapatkan reward dari institusi Polri berupa kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi.

Baca Juga :  Warga Tibung Anyar Geger, Tulus Meninggal Dalam Mobil

“Hari ini kita bisa lihat contoh yang luar biasa dari dua orang personil dapat kenaikan pangkat pengabdian dengan mengakhiri masa tugas dengan baik tanpa cacat,” ujarnya.

“Dari usia yang semakin bertambah, tidak mudah menyelesaikan tugas dengan baik, yang penuh tantangan tugas dan kesehatan semakin berat,” sambungnya.

Baca Juga :  Polres Badung Siaga Satu, Siap Jaga Kamtibmas

Ia menuturkan apa yang dialami orang tua, kitapun tidak bisa luput dari apa yang dialami beliau. “Hargailah kesehatan rekan-rekan jika ingin akhir tugas nanti, tetap sehat dan bercahaya bagaikan matahari, bisa tetap menyinari tanpa pandang baik buruk,” tuturnya.

Meskipun bapak-bapak yang tinggal 3 bulan lagi masa dinasnya berakhir, tetap saya tunggu gowesnya. “Ingat Prajurit itu tidak pernah mati dan Bhayangkara sejati tidak akan pernah tergilas oleh waktu,” tutup Pria Jakarta Lulusan Akpol tahun 2000.(agg/bpn)