istimewa/bpn

BALIPORTALNEWS.COM, BULELENGSebanyak 30 orang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang berasal dari Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula melakukan rapid test untuk memastikan kesehatan mereka. Jumlah ini belum semua karena akan dilakukan secara bertahap.

Baca Juga :  Kapolres Tabanan Serahkan APD kepada Anggotanya

Pengambilan sampel untuk rapid test di Desa Bondalem dilakukan di Gedung Serbaguna Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Jumat (24/4/2020).

Pengambilan dan pengetesan sampel untuk rapid test di Desa Bondalem ini dilakukan oleh petugas dari Puskesmas Tejakula 2. Kepala Puskesmas Tejakula 2, dr. Komang Ari Wirama, S.Ked menjelaskan sebanyak bahwa para petugas yang mengambil sampel sudah memakai Alat Pelindung Diri (APD) yang lengkap. Begitu pula yang ada di puskesmas ketika menunggu hasil rapid test.

“Kita bawa lagi sampel yang diambil menuju puskesmas untuk menunggu reaksi atau hasil dari rapid test tersebut,” jelasnya.

Dirinya menambahkan hasil dari rapid test ini bisa dilihat tiga jam setelah pengambilan sampel. Memang membutuhkan waktu yang lama mengingat rapid test ini menggunakan serum untuk mengetes dan memperoleh reaksinya. Sampel yang sudah diambil di Desa Bondalem sebelumnya didiamkan dulu selama dua jam.

Baca Juga :  Wawasan Kebangsaan Tumbuhkan Nasionalisme dan Sikap Cinta Tanah Air

“Kita tes setelah itu selama satu jam. Ini dikarenakan memakai serum bukan memakai kapiler. Kalau memakai kapiler lebih cepat namun hasilnya kurang akurat. Pengambilan dan pengetesan sampil juga akan dilakukan secara bertahap,” ujar dokter yang akrab disapa Dokter Ari ini.

Sementara itu, Perbekel Desa Bondalem, Drs. Ec Gede Ngurah Sadu Adnyana membenarkan bahwa jumlah yang dites adalah 30 orang. Tesnya dilakukan secara bertahap sehingga belum semua yang di rapid test. Jumlah PMI di Desa Bondalem berjumlah 151 orang. Sudah pulang ke Desa Bondalem sejumlah 62 orang.

“Tentunya kami sangat memerlukan rapid test sehingga masyarakat di Desa Bondalem lebih nyaman dan merasa tenang,” ungkapnya.

Baca Juga :  PC KMHDI Badung Tetap Laksanakan Kaderisasi di Tengah Pandemi

Ia pun menambahakan telah melakukan upaya maksimal untuk penanganan PMI di Desa Bondalem. Para PMI yang sudah datang ditempat di Bungalow. Penempatan ini menjadi lebih baik karena pihak bungalow sangat bisa untuk bekerjasama. Para aparat, satgas dan juga relawan melakukan yang terbaik dalam penanganan para PMI yang datang.

“Semoga para PMI betah dan nyaman dalam karantina khusus yang kami sudah siapkan,” tandas Sadu Adnyana. (dra/humas-bllng/bpn)