BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Provinsi Bali mendapatkan tambahan 7.500 Alat Pelindung Diri (APD) serta 37.500 buah Masker dari Pemerintah Pusat (BNPB) yang diterbangkan secara khusus dengan pesawat angkut CN 295 No Reg A-2907 milik TNI AU dengan rute Bandara Internasional Halim Perdana Kusuma Jakarta menuju Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Tuban, Badung Bali, Jumat (3/4/2020).

Kedatangan Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker dari Pemerintah Pusat (BNPB) di Base Ops Lanud Ngurah Rai tersebut selanjutnya disalurkan untuk wilayah Provinsi Bali yang diserahkan oleh Danrem 163/Wira Satya Kolenel Arh A.M. Suharyadi, S.I.P., M. Si., yang pada kesempatan ini mewakili Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Benny Susianto kepada Pemerintah Provinsi Bali yang dalam hal ini diwakili oleh Drs. I Made Rentin, AP., M.Si.

Sesuai peruntukannya Alat Pelindung Diri (APD) dan Masker tersebut adalah dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran dan penanggulangan Virus Corona (Covid 19) di wilayah Provinsi Bali.

Danrem 163/Wira Satya Kolonel Arh A.M. Suharyadi, Satya, S.I.P., M.Si., saat dikonfirmasi menjelaskan APD sejumlah 7500 dan Masker sejumlah 37 500 berasal dari Pemerintah Pusat yang diproyeksikan untuk sarana kesehatan di wilayah Bali dalam menghadapi Covid 19.

Baca Juga :  Seorang Residivis Ditangkap Saat Mengendarai Sepeda Motor

“Hari Jumat (3/4/2020) alat kesehatan berupa APD dan Masker saya serahkan dan diterima oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali,” jelas Danrem.

Danrem juga menjelaskan bahwa penerbangan Pesawat CN 295 diarahkan secara khusus untuk membawa alat kesehatan bagi wilayah Provinsi Bali.

Sementara itu Drs. I Made Rentin. AP., M. Si., menjelaskan sejumlah logistik peralatan Kesehatan yang diterima yaitu APD dan Masker.

Menurutnya, peruntukan alat Kesehatan tersebut akan diprioritaskan ke 11 rumah sakit rujukan untuk menangani Covid 19 yang sudah ditentukan oleh Gubernur Bali I Wayan Koster.

Ditambahkannya, untuk selanjutnya akan bergerak ke beberapa partner dan stake holder terkait diantaranya Kesdam IX/Udayana, Dokkes Polda Bali dan yang lainnya termasuk 9 kabupaten/kota yang juga akan diproyeksikan.

“Terkait waktu pendistribusian, dirinya menyebut akan mendistribusikan pada kesempatan pertama. Hasil koordinasi dengan Dinas Kesehatan Provinsi Bali bahwa kondisi APD yang ada di rumah sakit rujukan maupun kabupaten/kota masih sangat memadai, oleh karena itu APD yang diterima baru akan direncanakan daftar pendistribusiannya pada Hari Sabtu, Minggu dan final Hari Senin untuk kita distribusikan,” paparnya.

Baca Juga :  Bangun Sinergitas, Kanwil Kemenkumham Bali Gelar Rakor Tim Pora

Sebagaimana diketahui sebelumnya Bali juga telah menerima 4.000 APD, sehingga ini merupakan pendistribusian yang kedua yang diterima dari pemerintah pusat.

“Artinya barang-barang atau logistik yang diterima ini untuk sementara didrop atau disimpan di Gudang Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Selanjutnya mulai Sabtu (4/4/2020) akan bergerak dibuatkan daftar pendistribuasian, tentu berdasarkan skala prioritas kebutuhan di masing-masing rumah sakit rujukan baik di provinsi dan juga kabupaten/kota di Bali,” pungkasnya.(r/bpn)