Badung lakukan rapid test terhadap mereka yang pernah berinteraksi (contact tracing) dengan pasien positif Covid-19 di Wantilan DPRD Puspem Badung, Kamis (23/4/2020).

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNGDinas Kesehatan (Diskes) Kabupaten Badung selaku bagian dari Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung melakukan rapid test terhadap mereka yang pernah berinteraksi (contact tracing) dengan pasien positif Virus Corona (Covid-19), pemeriksaan dilakukan di Wantilan DPRD Puspem Badung, Kamis (23/4/2020).

Kadiskes Badung, dr. I Nyoman Gunarta selaku Koordinator Satuan Tugas Operasi di Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Badung mengatakan salah satu tugas dari gugus tugas adalah melakukan mitigasi, surveilance terhadap kasus Covid-19 yang kegiatannya salah satunya melalui rapid test ini.

Untuk itu dibawah Koordinator Operasi ada Bidang Pencegahan yang telah melakukan rapid test terhadap orang-orang yang pernah berinteraksi dengan pasien positif Covid-19. Pemeriksaan dilakukan terhadap 8 tenaga medis dan 26 contact tracing dari Kuta Selatan. “Kami melakukan rapid test terhadap 34 orang, yang terdiri dari delapan tenaga medis dan 26 contact tracing dari Kuta Selatan, yakni Ungasan dan Jimbaran,” ungkapnya.

Pihaknya menambahkan bahwa yang dites tadi merupakan rapid test yang kedua kalinya untuk memastikan apakah ada yang positif atau tidak karena sebelumnya telah melaksanakan isolasi mandiri selama 14 hari dan sudah dilakukan rapid tes dengan hasil negatif.

Baca Juga :  KPK RI Laksanakan Monev MCP di Pemkot Denpasar

Menurutnya, tenaga medis yang mengikuti rapid test adalah mereka yang mengikuti karantina di salah satu hotel di Sempidi, Mengwi. Dikatakan rapid test akan dilanjutkan, Senin (27/4/2020) mendatang untuk Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang dikarantina.

“Rapid test pada hari Senin sampai Rabu di Wantilan DPRD untuk PMI di Badung Utara dan yang dijadwalkan Kamis, Jumat, Sabtu di BKIA Abianbase, Kuta,” jelasnya seraya mengatakan dipilihnya Wantilan DPRD Badung karena tempatnya strategis berada di Badung tengah, dan kalau ada yang positif Covid-19 bisa langsung dirujuk ke RSD Mangusada karena lokasinya dekat.

Sementara itu Kepala Seksi Surveilance dan Imunisasi Diskes Badung I Gusti Agung Alit Naya yang juga Koordinator Bidang Pencegahan di Satgas, mengatakan rapid test akan menyasar PMI yang melakukan karantina secara mandiri di rumah, Orang Dalam Pemantauan (ODP) termasuk juga orang-orang yang contact tracing.

“Pemeriksaan kali ini adalah contact tracing untuk Kuta Selatan dan tim medis kita yang dikarantina. Ini berlanjut dan sudah dijadwalkan mulai Senin depan dengan menyasar PMI, baik yang karantina mandiri atau yang dikarantina di hotel, termasuk orang yang dapat contact tracing yang belum dilakukan rapid, karena sebelumnya alat masih terbatas,” jelasnya seraya mengatakan pelaksanaan rapid test ini untuk mengetahui sebaran virus dan memutus transmisi penularan Covid-19.(humas-bdg/bpn)