BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Di tengah badai corona dan sulitnya mencari masker, terbesit dibenak Ni ketut Sujianingsih untuk ikut membantu masyarakat dengan membuat masker sendiri.

Masyarakat saat ini diribetkan mendapatkan masker yang ideal, apalagi di apotek dan swalayan stok masker hampir tidak ada.

“Berawal dari tetangga nanya masker, gak berani buat karena takut tidak berstandar kesehatan, namun karena banyak yang nanya dan akhirnya teman yang kerja di rumah sakit menyarankan untuk membuat karena susahnya cari masker di apotek,” jelas Sujianingsih awal ide membuat masker tersebut.

Sujianingsih yang juga pemilik Sujiani Kebaya menjelaskan saat ini masker buatannya sudah banyak diminati masyarakat disekitar rumah maupun datang dari Ubud untuk membeli masker buatan sendiri ini disamping harga juga lumayan murah.

“Untuk pembuatan dibagi tiga, masker kain lapis 3 dihargai Rp 15 ribu, masker lapis dua  Rp 10 ribu, masker satu lapis Rp 5 ribu,” terang Sujianingsih.

Bahan yang digunakan adalah kain katun jepang dengan warna netral dan bermotif. Saat ini penjualan hanya lewat media sosial maupun teman dan kerabat.

Baca Juga :  Kemenperin Gelar Pelatihan 3 in 1 Serentak 7 BDI

“Per hari bisa menjahit 70 buah masker,” tambah Sujianingsih.

Membuat masker ini dilakoninya sejak 10 hari yg lalu. Sujianingsih berharap situasi wabah corona cepat berlalu dan perekonomian normal kembali.

Bagi masyarakat Denpasar maupun Bali jika ingin memiliki masker tersebut bisa mendatangi alamat ini Jalan Buana Kubu Desa Tegal Harum Denpasar Barat atau Hp 081999968877 .(ads/bpn)