BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Keluarga besar SMPN 11 Denpasar, Senin (16/12/2019), merayakan HUT ke-16. Perayaan HUT dilakukan secara sederhana di aula sekolah dihadiri Kabid Pembinaan SMP Disdikpora Kota Denpasar, Drs. AA Gede Wiratama, M.Ag.

Puncak HUT ditandai pemotongan tumpeng oleh Kepala SMPN 11 Denpasar, Drs. I Putu Jaya, M.Psi., bersama Ketua Komite, I Nyoman Kemuantara, SE., dan Ketua MKKS SMP Kota Denpasar, Drs. I Wayan Murdana, M.Psi. Puncak HUT juga dimeriahkan berbagai atraksi seni yang dibawakan siswa SMPN 11 Denpasar.

Dalam perjalanan 16 tahun, Kasek Putu Jaya, bersama dewan guru mampu membawa banyak perubahan bagi SMPN 11 Denpasar yang dulu dikenal sebagai sekolah negeri yang paling tidak negeri karena gedung, fasilitas termasuk prestasinya tak setera dengan negeri lainnya.   Ia mengungkapkan, ibaratkan manusia diusia 16 tahun, SMPN 11 Denpasar ditengah menginjak usia remaja yang penuh mimpi dan tengah mencari jati diri.

Dia mengajak seluruh pemangku kepentingan di SMPN 11 Denpasar untuk bersama-sama untuk berpikir dan bergerak maju, karena ke depan penuh dengan tantangan. Ini sesuai dengan kebijakan Mendikbud Nadiem Makarim yang mengajak insan pendidikan untuk jangan hanya berjalan, tapi harus berlari mengikuti perkembangan di era milenial. Kalau tidak akan tergilas oleh zaman dan menjadi museum.

Baca Juga :  Bendesa Adat Poh Gading Tekankan Jangan Golput

Karenanya, Putu Jaya terus memotivasi guru untuk meningkatkan kompetensi dan profesionalisme. Kedua adalah meningkatkan disiplin karena disiplin adalah kunci sukses. Selanjutnya, dia mengajak guru-guru saling bertukar informasi dan berinovasi.

Terbukti di tengah anggaran yang minim dikelola sekolah, siswanya mampu mengukir prestasi di LKTI dan olahraga. Kegiatan keolahragaan sangat potensial dikembangkan di SMPN 11 Denpasar. Termasuk karya inovasi, kata Putu Jaya, sangat potensial untuk dikembangkan karena daerah Serangan ini didukung lingkungan, seni dan budaya yang adiluhung.

Putu Jaya didampingi Wakasek Kurikulum Komang Anggreni, S.Pd.; Wakasek Kesiswaan I Made Balik, S.Pd.; Wakasek Humas Ni Wayan Ratnadi, S.Pd., M.Pd., dan Wakasek Sarpras Ahmad Yaniarso, S.Pd., menambahkan, sebagai kado terindah HUT ke-16 adalah salah satu gurunya berprestasi tingkat nasional atas nama Ni Putu Sudi Lastini, S.Pd.,  yang meraih penghargaan karya tulis best practice. Soal inovasi dalam pembelajaran, guru SMPN 11 Denpasar sudah banyak memanfaatkan teknologi. Pembelajaran dan penilaian belajar dilakukan dengan ponsel pintar, sehingga anak-anak tertarik dan memanfaatkan ponsel pintar untuk mencari sumber belajar.

Baca Juga :  Jumat Sehat, Korem 163/Wira Satya Gowes Lagi

Ketua Komite I Nyoman Kemuantara mengacungkan jempol atas semangat dan kerja keras anak-anak dan guru SMPN 11 Denpasar yang tak pernah berhenti melahirkan prestasi. Ia mengatakan, komite mendukung penuh kegiatan yang menuju kemajuan sekolah.

Ketua Panitia HUT Drs. Nyoman Suyasa melaporkan, kegiatan serangkain HUT diadakan kegiatan intern yang melibatkan antarsiswa SMPN 11 Denpasar. Di antaranya, lomba busana adat ke pura, lomba matembang (pupuh), lomba yel-yel kebersihan, serta senam gembira dan jalan sehat. Puncak HUT juga dilaksanakan penyerahan cenderamata untuk guru dan pegawai yang memasuki purnatugas, yaitu Nyoman Sulastri, S.Pd., dan Drs. Ketut Riasa. Rangkaian HUT ini didukung Koperasi Bulit Sedana, Kelurahan Serangan, Densel.

Kabid PSMP Disdikpora Kota Denpasar, AA Gede Wiratama mengungkapkan, agar menjadikan HUT sebagai momentum merefleksi diri untuk meningkatkan kualitas dan prestasi. Untuk itu, dia mengajak warga SMPN 11 Denpasar untuk terus mencetak prestasi dan menjadi sekolah yang dibanggakan masyarakat. (tis/bpn)