BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Guna memaksimalkan kualitas Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) pada Satuan Pendidikan khususnya pada jenjang Pendidikan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Denpasar, Tim PPDB Kota Denpasar serta OPD terkait lainnya melakukan study banding ke Pemkot Tanggerang Selatan, pada Kamis (17/10/2019).

Tim PPDB Kota Denpasar serta OPD terkait yang dipimpin Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Olahraga Kota Denpasar, I Wayan Gunawan serta Kepala Badan Litbang Putu Naning Djayaningsih diterima langsung oleh Walikota Tanggerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanggerang Selatan, Drs. Taryono M.Si serta OPD terkait lainnya. Kunjungan studi banding ini karena pada pelaksanaan PPDB tahun 2019 di Kota Tanggerang Selatan yang baru lalu nyaris berjalan tanpa gejolak.

Walikota Tanggerang Selatan, Hj. Airin Rachmi Diany didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tanggerang Selatan, Drs. Taryono M.Si mengatakan untuk melancarkan PPDB 2020 mendatang pihaknya akan terus melakukan evaluasi agar dapat meratakan jumlah siswa dalam sebuah sekolah dengan membangun 2 SMPN baru di Tanggerang Selatan, yang saat ini sudah ada 22 SMP Negeri.

Baca Juga :  Smart City di Badung Sudah Level Impact

Pada PPDB 2019 lalu Tanggerang Selatan mengkombinasi peraturan antara Permendibud dengan Perwali, sehingga dalam pelaksanaanya tidak semata-mata berdasarkan zonasi tetapi juga dalam hal penerimaan juga memakai hasil prestasi akademik dan non akademik. Dan sistem tersebut ternyata dapat diterima dengan baik oleh para orang tua siswa.

Lebih lanjut dikatakan Airin Rachmi, selain sekolah negeri pihaknya juga terus mendorong agar sekolah swasta juga meningkatkan kualitas yang baik atau setara seperti sekolah negeri sehingga bisa menjadi alternatif bagi anak-anak yang mau melanjutkan sekolah.

Sementara Sekretaris Daerah Kota Denpasar, AAN. Rai Iswara, mengatakan bahwa studi banding ke Kota Tanggerang Selatan karena berhasil melaksanakan PPBD baik dan tidak ada gejolak. Disamping itu Tanggerang Selatan yang baru terbentuk 2008 lalu, sudah berhasil menorehkan beberapa prestasi Nasional bahkan Internasional.

“Kami ingin belajar dan mengintip kiat sukses Tanggerang Selatan dalam menggelar PPDB, makanya kami ajak semua Kepala SMPN se-kota Denpasar untuk belajar dan nantinya bisa diterapkan di Kota Denpasar,” kata Rai Iswara.

Baca Juga :  Bupati Jembrana Panen Raya Benih Jagung Betras 7

“Selain itu sinergitas antar daerah ini sangat penting dalam meningkatkan inovasi salah satunya dalam penanganan PPDB,” ujarnya.

“Tentunya study banding ini diharapkan mampu menjadi ajang saling bertukar inovasi guna melancarkan PPDB tahun 2020 khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Denpasar,” pungkas Rai Iswara. (arm/humasdps/bpn)