BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – SMPN 2 Denpasar menerima kunjungan istimewa Dewan Pendidikan Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur. Rombongan dipimpin Ketua Dewan Pendidikan Sidoarjo, Drs. H. Musahili, MS., MM., didampingi Sekretaris Disdikbud Sidoarjo, Dr. Tirto Adi, M.Pd., diterima Pengurus Dewan Pendidikan Kota Denpasar, Drs. I Nyoman Winata, M.Hum.; Ketua Komite SMPN 2 Denpasar, Ir. I Ketut Pasek Linggawangsa, serta Kepala SMPN 2 Denpasar, Mercy Victoria Gigir, S.Pd., MM, Rabu (25/9/2019).

Ketua Dewan Pendidikan Sidoarjo, H. Musahili mengungkapkan, bahwa kedatangannya ke Denpasar untuk belajar lebih dalam tentang pengembangan program yang telah dilakukan oleh Dewan Pendidikan Kota Denpasar. Ia menambahkan dengan adanya pandangan program pendidikan yang berkualitas dapat diterapkan di daerahnya, sehingga kemajuan pendidikan dapat tercapai.

Dalam kunjungan Pengurus Dewan Pendidikan Kota Denpasar, Nyoman Winata mengungkapkan bahwa mekanisme penyaringan calon anggota Dewan Pendidikan Kota Denpasar cukup ketat.

Dalam kunjungan di SMPN 2 Denpasar ini, rombongan Dewan Pendidikan Sidoarjo dan Disdikbud Sidoarjo, disambut tari Sekar Jempiring yang dibawakan siswa SMPN 2 Denpasar yang tergabung dalam sanggar Dwi Semara Gita SMPN 2 Denpasar. Saat itu juga ditampilkan profil SMPN 2 Denpasar.

Baca Juga :  TMMD ke-109 Ditutup, Walikota Rai Mantra Terima Hasil Pekerjaan Fisik TNI Manunggal Membangun Desa

Pengurus Dewan Pendidikan Sidoarjo mengaku kagum dengan sarana prasarana SMPN 2 Denpasar. Demikian juga dengan prestasi siswa yang begitu moncer sampai tingkat internasional. Tercatat dalam kurun waktu sebulan ini, puluhan prestasi bergengsi diraih siswa SMPN 2 Denpasar.

Prestasi teranyar yang diraih yakni juara I lomba story telling dalam ajang EPHOTECH di SMAN 2 Denpasar. Prestasi ini diukir oleh Putu Audrey Charisma Hootara. Berikutnya, juara I dan II lomba Robotech di Universitas Udayana. Prestasi ini dipersembahkan oleh Vergio Evand Gigir dan Dimas Rizky Rahmandiansyah Putra. Predikat juara favorit di lomba yang sama juga dipersembahkan oleh Made Adelia Febriana.

Tim SMPN 2 Denpasar juga memperoleh satu perunggu di ajang Olimpiade Penelitian Siswa Sains dan Humaniora (OPSSH) di SMAN 3 denpasar. Medali perunggu dipersembahkan I Putu Candra Ari Permana dan Ni Luh Yeni Indraswari membawakan karya ilmiah remaja berjudul ‘’Keterkaitan PPDB Berbasis Zonasi dengan Persiapan Belajar Siswa Kelas IX di SMPN 2 Denpasar’’.

Pada event yang sama, siswa SMPN 2 Denpasar juga meraih juara I poster terfavorit di dua bidang yakni sains terapan dan humaniora. Prestasi di poster sains terapan berjudul “Pemanfaatan susu sari kedelai dalam labu kuning dalam pembuatan es krim nabati untuk meningkatkan minat siswa mengkonsumsi makanan sehat” dipersembahkan oleh I Kadek surya Dwipayana Putra dan Ni Kedek Trisna Dwiyani. Di poster humaniora berjudul “Keterkaitan PPDB berbasis Zonasi dengan Persiapan Belajar Siswa Kelas IX di SMPN 2 denpasar’’ oleh I Putu Candra Ari Permana dan Ni Luh Yeni Indraswari.

Baca Juga :  Rai Mantra Serahkan Bantuan Kepada Warga Kurang Mampu

Siswa lainnya meraih juara II MC bahasa Bali di Dinas Kebudayaan Denpasar atas nama Komang Restu Adwitya Bhagaskara Pararta. Perenang SMPN 2 Denpasar atas nama Nyoman Ning Nusha Nur Pertiwi juga mempersembahkan medali emas O2SN di Yogyakarta. Ia juga meraih medali emas event penyelamatan pantai di Lengkawi, Malaysia.

Berikutnya tim terompah SMPN 2 Denpasar terdiri dari Kadek Giri Wulan Wijayanti dkk., meraih juara I lomba Terompah mewakili Bali dalam ajang Pekan Kebudayaan Nasional di Jakarta. Wulan yang juga atlet judo akan mengikuti Popnas di Jakarta, November mendatang. Sebelumnya juga meraih prestasi juara I judo internasional di Singapura.

Kasek Mercy Victoria Gigir mengungkapkan, sangat bangga atas prestasi anak didiknya. Ia mengatakan, memang selaku mendukung pengembangan potensi setiap siswa, baik akademik maupun nonakademik.

Mercy menegaskan, terus memompa semangat siswa dan guru pembina melahirkan anak-anak berprestasi. Tak hanya di bidang olahraga dan seni, juga prestasi lain di bidang penelitian. Termasuk mempunyai sikap perilaku yang sopan santun. Hal ini akan berhasil atas dukungan masyarakat khususnya orang tua siswa dalam mendukung pelaksanaan pendidikan di sekolah.(tis/bpn)