BALIPORTALNEWS.COM – Astra Motor Bali melalui team safety ridingnya selalu rutin memberikan edukasi serta menunjukkan kepeduliannya terhadap keselamatan berkendara di jalan raya. Sebagai pelopor keselamatan berkendara, pelatihan secara kontinyu kepada para komunitas Honda menjadi agenda rutin.

Komunitas Honda PCX Club Indonesia (HPCI), mengikuti pelatihan safety riding teori & skill. Mengambil lokasi di area safety riding course gudang Megati Tabanan, sekitar 30 anggota komunitas HPCI secara antusias mengikuti pelatihan yang dilaksanakan satu hari  ini, Minggu (5/5/2019).

Dengan materi yang disampaikan diantaranya perlengkapan berkendara, mempersiapkan kendaraan, cara pengereman yang aman, cara mengendalikan kendaraan dengan slalom skill seluruh peserta bersemangat mengikutinya. Selanjutnya dari sesi pengereman, para peserta masih terbiasa menggunakan rem belakang terlebih dahulu daripada rem depan, oleh team safety riding secara langsung mempraktekan cara pengereman yang benar dengan menggunakan rem depan lebih maksimal untuk menurunkan kecepatan dari pada rem belakang dengan komposisi 60% di depan dan 40% dibelakang untuk yang masih pemula.untuk yang sudah berpengalaman komposisinya bisa 70 depan dan 30 belakang.

Baca Juga :  Tiga Siswa SMP di Kota Denpasar Jadi Pemenang Ki Hajar STEM 2020

Pada sesi terakhir seluruh peserta mendapatkan kesempatan untuk mempraktekan kelincahan Honda PCX yang membuat para peserta kagum dengan performance Honda PCX walau terlihat besar namun sangat lincah digunakan di slalom dan menambah percaya diri para peserta untuk menikung secara benar dan seimbang.

Selain pelatihan safety riding, seluruh peserta juga diedukasi tentang tingkat kehausan ban. Hal penting yang perlu diperhatikan saat mempersiapkan kendaraan yaitu tentang kondisi ban.

Tim safety riding memberikan petunjuk keausan ban yang ditandai dengan lambang segitiga di pinggir ban dan adanya tonjolan jalur ban sejajar dengan posisi lambang tersebut, jika permukaan ban sudah sejajar/rata dengan dengan tonjolan tersebut berarti ban wajib diganti karena ban tersebut sudah tidak maksimal digunakan.

Karena fungsi dari alur ban adalah menyalurkan air yang dilintasi ban terbuang langsung keluar ban, jika ban sudah aus maka air tidak akan terbuang dan bisa mengakibatkan licin dan rawan terjatuh.

“Pelatihan dan edukasi ini kami berikan kekomunitas agar dapat menularkan virus Cari_aman selain di antara para anggota, juga kepada masyarakat. Dengan sharing informasi ini harapannya dapat menambah pengetahuan para peserta tidka hanya sebatas keselamatan berkendara juga memperhatikan kondisi motor salah satunya ban,” ungkap Ngurah Iswahyudi selaku Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali.(myn/bpn)