BALIPORTALNEWS.COM – Sebanyak 80 mahasiswi UGM terpilih mengikuti  pelatihan peningkatan kapasitas perempuan dalam UNESCO-UNITWIN Training Program di Kampus UGM.

Kegiatan ini digelar oleh Sookmyung Women’s University Korea Selatan, Asia Pasific Women’s Information Network Center  (APWINC), dan Kementrian Pendidikan Korea Selatan  bekerjasama dengan Pusat Studi Wanita (PSW) UGM. Selama empat hari, mulai tanggal 7 hingga 11 januari 2019 para mahasiswi tersebut diberikan pelatihan dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi serta kepemimpinan.

Niken Herminningsih, M.Hum., salah satu panitia kegiatan menyampaikan pelatihan ini ditujukan untuk mengingkatkan pengetahuan dan minat para mahasiswi dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi serta kepemimpinan.

“Harapannya dengan kegiatan ini bisa meningkatkan kapasitas perempuan dalam bidang teknologi informasi dan kepemimpinan perempuan,” jelasnya di sela-sela acara, Senin (7/1/2019) di Kampus FKH UGM.

Pelatihan dibagi dalam tim-tim kecil dalam dua kelompok yakni ICT dan kepemimpinan. Setiap peserta di masing-masing kelompok diberikan pelatihan dan bimbingan dari para ahli di bidangnya. Kelompok ICT diverikan pelatihan terkait Arduino oleh Prof. Todd Holoubek dari Seoul Innovation Center dan Cloud Computing oleh Changmin Park dari Sookmyung Women’s University.

Peserta di kelompok kepemimpinan juga mendapatkan special lecture dari Wakil Rektor UGM Bidang Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat, drg. Ika Dewi Ana, M.Ke., Ph.D., dan Founder Yayasan Rumah Komunitas Kreatif, Dr. Ella Yulaelawati.

“Diakhir pelatihan nantinya setiap tim akan mempresentasikan ide dan gagasan di bidang masing-masing. Tim terbaik di kelompok ICT dan kepemimpinan nantinya akan diberikan kesempatan untuk mengikuti pelatihan selama seminggu di Korea Selatan akhir tahun ini,” pungkasnya. (ika/humas-ugm/bpn)

loading...