Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Eksistensi PPT (Perkumpulan Pecinta Tanaman) Kota Denpasar senantiasa memberikan manfaat positif untuk masyarakat. Selain program penanaman pohon dan tanaman-tanaman obat, PPT juga menghadirkan stand khusus Loloh di Denfest 2018. Loloh merupakan minuman tradisional yang kaya akan manfaat. Hal tersebut sekaligus sebagai potensi ekonomi kreatif dan snagat bermanfaat untuk kesehatan masyarakat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua PPT Kota Denpasar, Ny. Selly Dharmawijaya Mantra saat mengunjungi stand Loloh PPT Kota Denpasar, Senin (31/12/2018).

Dalam kesempatan tersebut Ny. Selly Dahramawijaya Mantra mencicipi aneka varian loloh yang disuguhkan, menariknya loloh ini langsung dapat dinikmati pengunjung secara langsung menggunakan gelas kecil berbahan kaca. “Ada loloh don piduh, kunyit, temu lawak dan masih banyak lagi, semuanya segar karena diolah dengan cara alami,” ungkapnya. Lebih lanjut,  terkait dengan pengembangan usaha ekonomi kreatif menekankan untuk memproduksi loloh atau ramuan herbal khas tradisional Bali itu dengan mengambil sari dari sejumlah daun herbal dan temu-temuan yang masih segar.

Baca Juga :  Tinjau Sosialisasi JKN Goes to Banjar di Kelurahan Serangan, Wawali Arya Wibawa Pastikan Warga Ikut Jaminan Kesehatan Nasional

Sementara itu salah satu anggota PPT Kota Denpasar, I Gusti Ayu Angreni mengatakan bahwa sebelumnya para anggota khususnya ibu-ibu PKK memang sudah diberikan pelatihan membuat loloh dengan standarisasi yang baik. “Kami memang sudah mendapatkan pelatihan sebelumnya, dan ini sangat bermanfaat karena ibu-ibu yang terlibat jadinya juga memiliki keahlian,” ungkapnya.

Selain itu, kesempatan untuk terus produktif juga terbuka lebar karena loloh aneka varian rasa ini sangat diminati masyarakat. “Tentu ini untuk mendukung program ekonomi kreatif juga karena kita diajarkan untuk bisa menemukan peluang usaha dibidang ini,” unkapnya.

Baca Juga :  Pemkot Denpasar Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber di Lapangan Niti Mandala

Salah satu pengunjung, Citra Wahyuni mengakui bahwa rasa loloh yang disuguhkan sangat segar dan alami. “Saya apoteker dan sudah pasti sering bergelut dengan obat, nah kalau masyarakat bisa menjadikan minum loloh sebagai kebiasaan positif, itu juga salah satu upaya untuk menjaga kesehatan agar tubuh tetap bugar jadi tidak gampang sakit,” ungkapnya. (dev/humas-dps/bpn)

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News