Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) akhirnya menerbitkan Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Nasional (UN) tahun pelajaran 2017/2018. POS UN tahun pelajaran 2017/2018 terbit dalam Peraturan BSNP Nomor 0044/P/BSNP/XI/2017 yang ditetapkan di Jakarta 28 November 2017 oleh Ketua BSNP Bambang Suryadi, Ph.D.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Bali, TIA Kusuma Wardhani, membenarkan POS UN tahun pelajaran 2017/2018 sudah terbit dan ditandatangani oleh BSNP. Turunnya POS juga diikuti buku saku UN tahun pelajaran 2017/2018.  ‘’Segera akan kami sosialisasikan POS UN tahun pelajaran 2017/2018,’’ ujar TIA Kusuma Wardhani, Senin (18/12/2017) kemarin.

Menurut TIA Kusuma Wardhani, satu hal yang berbeda dari UN tahun pelajaran 2017/2018 adalah adanya soal mata pelajaran matematika yang harus dijawab dengan isian singkat, selain pilihan ganda. Kebijakan baru ini diterapkan untuk mengukur kemampuan siswa melalui soal yang menggunakan kemampuan berpikir tingkat tinggi (high order thinking skills).

“Dari sisi tujuan penilaiannya sendiri, isian singkat ini untuk mengembangkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa,” ujar TIA Kusuma Wardhani.

Baca Juga :  Raih Doktor Usai Teliti Transformasi Kota Sungai Rawa Banjarmasin

Ia menegaskan, isian singkat untuk mata pelajaran matematika ini tidak sama dengan esai. Namun, akan ada mekanisme penilaian atau scoring khusus untuk jawaban berupa isian singkat.

Saat ini BSNP dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) baru mengembangkan soal UN dengan jawaban isian singkat untuk mata pelajaran matematika. Ke depan, secara bertahap akan dikembangkan pula soal dengan jawaban isian singkat untuk mata pelajaran lain.

Berdasarkan POS UN tersebut, Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) dan Ujian Nasional Berbasis Kertas dan Pensil (UNKP) utama tingkat SMK digelar pada 2-5 April 2018, sedangkan tingkat SMA/MA digelar pada 9-12 April 2018. Bagi siswa SMK/SMA/MA yang sakit atau berhalangan hadir pada UN utama dapat mengikuti UN susulan yang diselenggarakan pada 17-18 April 2018.

Untuk UNBK dan UNKP tingkat SMP/MTs digelar pada 23-26 April 2018. Bagi siswa yang sakit atau berhalangan hadir pada UN utama dapat mengikuti UN susulan yang diselenggarakan pada 8-9 Mei 2018.

TIA Kusuma Wardhani menambahkan, jumlah mata pelajaran yang diujikan dalam UN untuk jenjang SMP sederajat diujikan empat mata pelajaran meliputi Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Sementara jenjang SMA sederajat diujikan tiga mata pelajaran wajib dan satu mata pelajaran pilihan sesuai jurusan. ‘’Penyusunan soal UN 100 persen disusun oleh pusat,’’ terang TIA Kusuma Wardhani.

Baca Juga :  Serah Terima Pataka Panji-panji dan Surat Sakti I Gusti Ngurah Rai di Kabupaten Bangli

Pengumuman hasil UN jenjang SMA/MA dan SMK di satuan pendidikan diumumkan pada 2 Mei 2018. Sementara pengumuman hasil UN jenjang SMP/MTs dilaksanakan pada 23 Mei 2018. (r/bpn)