Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, DENPASAR – Kepedulian Walikota I.B Rai Dharmawijaya Mantra terhadap para warga Kawasan Rawan Bencana (KRB) Gunung Agung terus berkanjut, dimana Walikota Rai Mantra kembali turun meninjau posko pengungsian warga karangasem di Denpasar, yang kali ini Rai Mantra meninjau langsung warga KRB di Posko Induk di lapangan Kompyang Sujana Denpasar, Selasa (3/10/2017).

Dalam peninjauan ini Rai Mantra menginginkan para warga KRB ini untuk bisa terus di berdayakan, seperti yang terlihat di Posko Pengungsian Induk ini para warga KRB di ajarkan cara membuat tas serta kerajinan tangan dengan menggunakan barang-barang bekas yang masih layak diolah.

Baca Juga :  Pemprov Bali “All Out” Dukung Pelaksanaan World Water Forum Ke-10, Batasi Mobilitas Angkutan Barang hingga Pembelajaran Daring

Walikota Rai Mantra tak henti-hentinya mengajak pengungsi untuk produktif seperti yang dilakukan saat ini dengan membuat kerajinan tas dari barang-barang bekas. Tentu langkah ini telah dilakukan dibeberapa desa dan kelurahan yang memfasilitasi untuk mengajak para pengungsi produktif agar tidak jenuh.

Seperti di Desa Dangin Puri Kangin ada salah satu pengungsi yang berjualan pisang goreng, serta juga di Pemecutan Kaja yang produktif membuat ceper dan canang. Walikota Rai Mantra terus mengingatkan kepada perbekel dan lurah untuk melakukan pendataan kepada anak-anak sekolah.

Baca Juga :  MK Tolak Gugatan Pilpres, De Gadjah : Sudah Kehendak Rakyat

Hal ini dapat segera membantu anak-anak untuk melanjutkan mengenyam pendidikan selama berada di pengungsian.  Pelayanan kesehatan kepada lansia, bayi, balita dan ibu hamil disamping telah mendapatkan pelayanan kesehatan dari puskesmas, serta dalam keadaan darurat dapat melapor di nomor emergency 112.

Sementara Kadis Sosial Kota Denpasar, I Made Mertajaya mengatakan, di Posko Induk Kompayang Sujana terdata sampai saat ini jumlah para pengunsi Gunung Agung sebanyak 89 orang yang terdiri dari 44 orang laki-laki, 45 orang perempuan termasuk jumlah balita 11 orang, anak-anak 19 orang, dewasa 51 orang dan lansia 8 orang. Serta terdata juga jumlah anak sekolah, seperti anak SD sebanyak 3 orang, SMP 1 orang dan SMA terdapat 1 orang.

Baca Juga :  Pertamina Patra Niaga Jamin Kesiapan BBM & LPG Pada WWF Ke-10

Selain itu Mertajaya juga menyarankan kepada para relawan atau yang ingin menyalurkan bantuan bisa melalui pos Desa/Kelurahan terdekat atau datang langsung ke pos induk di lapangan kompyang sujana, kebutuhan logistik seperti pakaian seragam sekolah, perlengkapan sekolah, obat-obatan sangat diperlukan warga KRB selain kebutuhan pokok dan sembako. (ays’/humas-dps/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :

Dapatkan berita terbaru dari Baliportalnews.com di Google News