Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, BADUNG – Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa menerima maklumat anti korupsi yang diserahkan oleh Nyoman Dama perwakilan dari Sekretariat Sepeda (SAMAS) Bali di Wantilan Jaba Pura Lingga Bhuwana Pusat pemerintahan Kabupaten Badung, Sabtu (21/10/2017).

SAMAS Bali ini merupakan Komunitas publik  yang digandeng  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam Kegiatan  Anticorruption Messengers Bali. Turut hadir Koordinator Program Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat Ardiansyah Putra, Rosana Francisca B. Kepala Bagian Diklat KPK,  Ketua DPRD Badung Putu Parwata beserta anggota DPRD beserta Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung serta siswa-siswi seputaran Puspem Badung.

Baca Juga :  Bocah 3,5 Tahun Nyemplung ke Sumur, Meninggal Dunia

Dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Badung Ketut Suiasa memberikan apresiasi kepada KPK yang sudah menggandeng komunitas publik untuk ikut menyebarkan pesan anti korupsi kepada  masyarakat di Badung khususnya.

“Dengan ikutnya komunitas publik ini berarti rakyat ada bersama KPK untuk memberantas korupsi. Kami di Pemerintah Kabupaten Badung akan menggelorakan Puputan untuk melawan korupsi. Puputan adalah semangat rakyat Bali untuk melawan penjajahan dan korupsi merupakan bentuk penjajahan masa kini salah satu caranya dengan melaksanakan apa yang tersurat dalam maklumat anti korupsi dan saya akan menindak tegas jajaran saya jika ada yang mencoba-coba meakukan korupsi,” tegas suiasa.

Baca Juga :  Pelaku Penganiayaan Petugas Parkir Restoran La Brisa Ditangkap Polisi

Sementara itu Ardiansyah Putra Koordinator Program Direktorat Pendidikan dan Pelayanan Masyarakat  mengatakan Korupsi tidak hanya bisa diberantas dengan kegiatan-kegiatan penindakan, akan tetapi perlunya upaya meningkatkan kesadaran, pemahaman, dan aksi masyarakat luas dalam memberantas korupsi.

“Salah satu yang kami lakukan kali ini adalah menggandeng komunitas public untuk ikut menyuarakan dan menggelorakan tekad untuk memberantas Korupsi karena korupsi itu merusak sendi-sendi kehidupan bangsa,” ungkapnya.

Adapun isi maklumat Anti Korupsi yang diserahkan oleh SAMAS Bali kepada Wakil Bupati Badung Suiasa adalah Meminta semua pihak dan khususnya para pemimpin bangsa menghentikan seluruh perilaku koruptif yang merusak sendi-sendi kehidupan bangsa ini; Mendukung sepenuhnya upaya-upaya pencegahan dan penindakan kasus-kasus korupsi di semua tingkatan; Mendorong Masyarakat untuk berani mengawasi dan melaporkan tindakan dan perilaku koruptif yang ada dilingkungannya. (humas-badung/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :