Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, TABANAN – Mayat seorang perempuan ditemukan sudah membusuk di kebun milik warga di Banjar Bonian, Desa Antap, Kecamatan Selemadeg, Sabtu (12/8/2017). Mayat itu adalah Ni Nyoman Weni (41), warga Banjar Bonian yang hilang sejak sebulan lalu.

Mayat Weni ditemukan sekitar pukul 10.00, di kebun milik I Nengah Lantur. Adalah saksi Ni Wayan Satri (60) yang menemukan pertama kali, ketika dia sedang mencari kayu di sekitar lokasi tersebut. Saksi mencium bau busuk menyengat dari semak-semak, dan setelah didekati saksi melihat sesosok mayat yang dalam kondisi membusuk.

Baca Juga :  Antisipasi Arus Mudik Unit Dikyasa Sat Lantas Polres Buleleng Sebar Brosur Himbauan

Temuan itu kemudian diinformasikan kepada warga, yang kemudian juga dilaporkan ke kepolisian. Lokasi penemuan mayat itu ramai didatangi warga, termasuk saksi I Ketut Kawinaya (32) yang tak lain adalah kakak kandung Weni.

Kawinaya meyakinkan bahwa mayat yang ditemukan itu adalah kakaknya yang menghilang sejak sebulan lalu. Menurut saksi, kakaknya itu mengalami gangguan ingatan. Weni dikatakan pernah hilang dari rumah, dan kali ini yang kedua kali hingga ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.

Yang membuat Kawinaya yakin jika mayat itu adalah kakaknya, dengan ciri sandal japit putih bertali merah yang dipakai Weni. Tanda gelang benang putih di pergelangan tangan kanan Weni, yang dipasang kakaknya itu sehabis sembahyang, sebelum menghilang.

Sementara hasil koordinasi dengan tokoh adat dan mangku dalem, Made Nuada, pada hari itu juga jenazah Weni setelah dievakuasi kemudian dikubur di Setra Bonian. Pihak keluarga menerima kematian Weni sebagai musibah.

Baca Juga :  Workshop Internasional Lulusan FH Unud Siap Bekerja dan Kuliah di Luar Negeri

Kapolsek Selemadeg Kompol I Nyoman Sukanada yang turun ke lokasi penemuan mayat bersama anggota dan petugas Puskesmas Selemadeg 1, menyebut kematian Weni diduga karena ketika itu jatuh dan tak mendapatkan pertolongan. “Pihak keluarha menerima kejadian itu sebagai musibah,” ujar Kompol Sukanada. (ita/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :