Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Serangkaian pelaksanaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) KMHDI ke-XIII dan Diklat Politik KMHDI Bali yang akan berlangsung pada, 31 Agustus sampai 7 September 2017 mendatang, membuat organisasi kemahasiswaan Hindu tingkat nasional ini melaksanakan upacara matur piuning di 7 Pura yang ada di Bali, seperti Pura Besakih di Karangasem, Pura Dalem Ped di Klungkung, Pura Ulun Danu Batur di Bangli, Pura Agung Jagadnatha di Kota Denpasar, Pura Luhur Uluwatu di Badung, Pura Luhur Batukaru di Tabanan dan Pura Pulaki di Buleleng, Minggu (27/8/2017).

Ketua PD KMHDI Bali, I Ketut Bagus Arjana Wira Putra menjelaskan matur piuning yang dilakukan secara serentak di setiap Kabupaten/Kota di Bali ini adalah proses niskala yang dilakukan KMHDI (Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia) di Bali untuk memohon restu kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa yang berstana di Pulau Bali agar seluruh mahasiswa Hindu se-Indonesia yang akan melakukan kegiatan Rakornas dan Diklat Politik KMHDI Bali bisa berjalan lancar.

Baca Juga :  Sopir Ngantuk, Truk Boks Tabrak Pohon

“Semoga seluruh kader KMHDI mendapatkan taksu dari Tuhan Yang Maha Esa untuk berkarya,” ujarnya saat matur piuning di Pura Dalem Ped, Nusa Penida.

Sementara itu Ketua Panitia Rakornas KMHDI ke-XIII, Wayan Suartika mengungkapkan dalam Rakornas nanti akan dihadiri oleh Menko Polhukam RI, Jenderal TNI (Purn) Wiranto, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, serta Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo pada 31 Agustus 2017 di Gedung Ksirarnawa, Art Centre, Denpasar.

“Selama pelaksanaan kegiatan, kader KMHDI se-Indonesia akan digembleng tentang ideologi kebangsaan dan selama persidangan Rakornas seluruh kader KMHDI akan melakukan evaluasi kinerja selama satu tahun kepengurusan,” ujarnya.

Sementara itu, dalam kegiatan Diklat Politik KMHDI Bali yang akan berlangsung 7 September 2017 di Gedung Wiswa Sabha Utama, Gubernur Bali akan melibatkan narasumber yang sudah pernah berkiprah dalam pembangunan daerah, seperti Dr. I Wayan Koster dari DPR-RI, Gede Pasek Suardika anggota DPD-RI, Made Muliawan Arya yang duduk sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Denpasar dan I Gede Artison Andarawata anggota DPRD Klungkung. Diklat Politik ini dilaksanakan karena merupakan program kerja kaderisasi non formal, dengan harapan kader KMHDI yang sudah lulus bisa melanjutkan karirnya di dunia politik.

Baca Juga :  Aliansi Pemuda Bali Ajak Masyarakat Melawan Golput

“Seluruh narasumber akan membawakan materi Politik Pancasila dengan sudut pandang berbeda-beda dan dibuka secara langsung oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta,” tambah A.A. Ngr. Gd.A.Wira Loka Natha selaku panitia Diklat Politik KMHDI Bali. (humas-kmhdi.bali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :