Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Ada pemandangan yang tidak seperti biasanya, saat melintas di depan Mapolda Bali. Sebanyak lima karangan bunga yang dikirim dari Forum Masyarakat Muda Mudi Sehat, LMD Denpasar, Akademisi Bali Bersatu, Masyarakat Bali Muda dan Generasi Muda Pelajar Bali berjejer di depan pagar Mapolda Bali, Jalan W.R Supratman, Denpasar Timur, Jumat (14/7/2017).

Karangan bunga tersebut berisi tulisan tentang dukungan dari masyarakat kepada Polda Bali untuk memberantas peredaran narkoba di wilayah Bali. Bahkan tiga dari lima karangan bunga, berisi tulisan dukungan dari masyarakat Bali kepada Kapolda Bali Irjen Pol. Dr. Petrus Reinhard Golose yang berani menutup diskotik Akasaka di Jalan Teuku Umar, Denpasar.

Menurut Bripda Irwan Renaldy bertugas di Direktorat Sabhara Polda Bali yang pada saat itu kebetulan mendapat tugas jaga di depan Mapolda Bali, menceritakan bahwa sekitar pukul 11.00 Wita, ada seorang laki-laki yang mengendarai mobil pick up hitam berhenti di depan Mapolda Bali dan menurunkan 5 buah karangan bunga. Saat ditanya, laki-laki itu mengaku diminta oleh bosnya untuk mengantar pesanan karangan bunga untuk ditaruh di depan pagar Mapolda Bali.

“Karena karangan bunga ini bukan barang berbahaya, saya biarkan saja orang itu menaruhnya dan saya langsung melaporkan kepada pimpinan tentang adanya karangan bunga ini,” terang Bripda Irwan Renaldy.

Baca Juga :  32 Kali Beli Motor Honda, Konsumen Ini Dapat Kejutan

Sementara Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. saat dikonfirmasi mengatakan, sama sekali tidak tahu siapa pengirim karangan bunga yang sesungguhnya. Akan tetapi, dilihat dari isi tulisan, pengirimnya adalah masyarakat Bali yang cinta dan peduli terhadap masa depan Bali. Masyarakat Bali memberikan dukungan dan mengapresiasi kinerja Polda Bali dalam memberantas peredaran narkoba.

“Dulu juga ada ratusan karangan bunga, saat itu masyarakat Bali memberi dukungan kepada Polri khususnya Polda Bali untuk menjaga keutuhan NKRI. Nah, kejadian ini juga sama, kalau masyarakat Bali memberi dukungan kepada Kapolda Bali agar memberantas peredaran narkoba dan menutup diskotik Akasaka,” ujar mantan Kasat Reskrim Polres Gianyar ini saat ditemui di ruang kerjanya.

Baca Juga :  Sekda Badung I Wayan Adi Arnawa Pimpin Apel Krida

Kombes Pol. Hengky Widjaja, S.I.K., M.Si. menambahkan, saat ini masyarakat Bali sudah memahami bahwa keamanan Bali menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Masyarakat juga sudah menyadari bahwa Polri khususnya Polda Bali tidak bisa bekerja sendiri, namun butuh sinergitas dan dukungan dari masyarakat Bali itu sendiri.

“Saya sampaikan terima kasih kepada masyarakat yang sudah mendukung kinerja Polri dalam menciptakan kenyamanan dan keamanan di wilayah Bali. Bali harus dijaga dari para mafia narkoba, untuk menyelamatkan generasi masyarakat Bali,” imbuh perwira yang mendapat kenaikan pangkat dari AKBP ke Kombes pada 30 Juni lalu.

Sebelumnya dihadapan awak media, usai menghadiri acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) di Gedung Kertha Gosana Puspem Badung pada Kamis (13/7), Kapolda Bali mengatakan bahwa Polda Bali tidak akan mengeluarkan izin keramaian untuk diskotik Akasaka. Namun terkait pencabutan izin beroperasinya tempat hiburan malam yang terletak di simpang enam ini, merupakan hak Pemerintah Kota Denpasar.

Baca Juga :  New Honda CBR150R Hadir Lebih Gagah Dengan Warna Baru dan Eksklusif

Pencabutan izin keramaian diskotik Akasaka dilakukan pihak Polda Bali bukan tanpa alasan. Hal ini dilakukan, ketika dilakukan penggerebekan di dalam diskotik pada Senin (5/6) lalu, polisi mendapatkan narkoba sebanyak 19 ribu butir pil ekstasi. Saat itu, polisi juga mengamankan seorang manajer Akasaka yang bernama Willy atas keterlibatannya terhadap narkoba tersebut. Adanya ribuan pil ekstasi itu diduga akan dijual kepada para pengunjung yang datang ke Akasaka. (binaw/humas-poldabali/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :