Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM, YOGYAKARTA – Universitas Gadjah Mada (UGM) menjalin kerja sama dengan Lintasarta yang merupakan penyedia Komunikasi Data, Internet dan IT Services untuk berbagai sektor industri. Kesepakatan kerja sama dilakukan dalam pengembangan stratup di bidang digital melalui program Innovative Academy Appcelerate Program.

President Director Lintasarta, Arya Damar menyampaikan program Lintasarta Appcelerate telah dimulai sejak tahun 2016 lalu. Appcelerate merupakan salah satu program CSR Lintasarta di bidang pendidikan. Pelaksanaan program dilakukan dengan menggandeng sejumlah perguruan tinggi, salah satunya UGM. Ditujukan untuk mengembangkan minat dan menyediakan sarana aktualisasi bagi mahasiswa menjadi enterpreneur digital.

Baca Juga :  HDI Mendukung Penuh Produksi Film “Say I Love You”

“Kerja sama dengan UGM juga memiliki tujuan dalam upaya mengembangkan minat dan bakat mahasiswa untuk menjadi pemain startup digital. Harapannya program ini nantinya juga bisa mendorong terciptanya digital ekonomi yang akan membuka lapangan kerja,” urainya, Selasa (2/5/2017) saat penandatanganan kerja sama.

Sementara Wakil Direktur Pengembangan Usaha dan Inkubasi UGM sekaligus Direktur Program Innovative Academy, S. Kompiang Wirawan, Ph.D., menyampaikan bahwa inisiasi yang dilakukan Lintasarta ini sejalan dengan upaya UGM sebagai socio entrepreneurship university. UGM terus berusaha meningkatkan inovasi produk yang aplikatif dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat luas yang tidak lepas dari kearifan lokal.

Baca Juga :  Membedah Tantangan Pembelajaran Daring di Tengah Pandemi Covid-19

“UGM telah memiliki banyak hasil riset atau inovasi sebagai hasil dari kegiatan tridharma perguruan tinggi yang berpotensi untuk dihilirkan serta dimanfaatkan oleh industri maupun masyarakat,” jelasnya.

Kompiang berharap melalui kerjasama Innovative Academy Appcelerate Program ini dapat lahir startup-startup digital yang memiliki kemandirian, bermanfaat bagi masyarakat luas. Selain itu starup yang dihasilkan sesuai dengan kebutuhan industri saat ini.(bpn)