Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Kabid Pembinaan Pendidikan SD Disdikpora Kota Denpasar, Ketut Sudana, menjelaskan, pendistribusian naskah Ujian Sekolah (US) tingkat SD/MI telah dilakukan, Jumat (12/5/2017). Naskah ujian disimpan di masing-masing UPT Disdikpora Kecamatan.

’’Selama pelaksanaan US berlangsung, panitia US di masing-masing sekolah akan mengambil soal di masing-masing UPT Disdikpora Kecamatan. Pengambilan naskah disesuaikan dengan mata pelajaran yang diujikan,’’ papar Sudana.

Ia menjamin naskah soal US SD/MI di Kota Denpasar akan aman dan tipis kemungkinannya terjadi kebocoran. Untuk itu, ia menghimbau kepada masyarakat agar jangan mudah terpancing atau termakan isu. “Jangan terpancing isu, apalagi isu yang tidak dipertanggungjawabkan!” imbuhnya.

US tingkat SD/MI digelar serentak mulai Senin (15/5/2017). Tahun ini jumlah peserta ujian sekolah SD di Kota Denpasar sebanyak 13.894 siswa yang tersebar pada 230 SD/MI. Perinciannya, 168 SD negeri dan 62 SD swasta.

Baca Juga :  Kesbangpol Monitor Keberadaan Ormas

Berbeda dengan UN SMP dan SMA/SMK yang sudah ada melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), US tingkat SD masih dilaksanakan secara paper based test (kertas dan pensil).

Sementara mata pelajaran yang diujikan adalah Bahasa Indonesia pada 15 Mei 2017, Matematika pada 16 Mei 2017, Ilmu Pengetahuan Alam pada 17 Mei 2017. Untuk mengerjakan soal siswa dialokasikan waktu 120 menit.

Penyusunan soal ujian SD berbeda dengan penyusunan soal UN SMA/SMK dan SMP. ‘’Kalau UN SMP dan SMA, seluruh soalnya 100 persen disusun sama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Naskah soal ujian SD untuk tiga mata pelajaran yakni Bahasa Indonesia, Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, 75 persen disusun Disdikpora sebagai otonomi daerah dan 25 persen disusun Kemendikbud,” kata Sudana.

Pada hari keempat dilanjutkan dengan US dengan materi muatan lokal. Mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Sosial serta Pendidikan Kewarnegaraan pada 18 Mei 2017, Agama dan Budi Pekerti serta Bahasa Inggris pada 19 Mei 2017, dan hari terakhir diujikan Bahasa Bali dan PJOK pada 20 Mei 2017.

‘’Khusus untuk enam mata pelajaran ini seluruh soalnya dibuat oleh tim penyusun soal Kota Denpasar,’’ jelasnya.

Sudana berharap pelaksanaan US tahun ini bisa berjalan dengan lancar seperti pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya. “Mudah-mudahan para orang tua juga lebih memperhatikan putra-putrinya dan kepada anak-anak yang akan mengikuti ujian semua diberikan kesehatan serta lebih fokus belajarnya,” pungkas Sudana. (tis/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :