Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Pentingnya peranan arsip dalam mendukung manajemen pemerintahan, perangkat daerah harus mampu menjaga keutuhan, keamanan, dan keselamatan arsip tersebut diruang lingkup mereka. Hal ini diungkapkan Sekda Badung, Wayan Adi Arnawa usai membuka bimbingan teknis (bimtek) kearsipan di Pemerintah Kabupaten Badung, Selasa (16/5/2017) di ruang pertemuan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Puspem Badung.

Hadir dalam acara tersebut Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung, AA Ngurah Arimbawa serta sejumlah pegawai pengelola arsip diseluruh perangkat daerah.

Ketua Panitia yang juga Sekretaris Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Badung, AA Ngurah Arimbawa melaporkan, penyelenggaraan kearsipan ini memiliki banyak manfaat sperti menjamin perlindungan kepentingan negara dan hak-hak keperdataan rakyat, menjamin keselamatan asset nasioanl, meningkatkan kwalitas pelayanan publik dan mewujudkan arsip sebagai tulang punggung manajemen pemerintahan.

“Mengingat begitu pentingnya peranan arsip ini dalam kehidupan berbangsa, bernegara dan dalam mendukung manajemen pemerintahan, maka arsip-arsip yang dibuat oleh perangkat Daerah harus dijaga keutuhan, keamanan dan keselamatnnya. Perlindungan dan penyelamatan arsip tersebut dilakukan baik terhadap arsip dinamis, maupun arsip statis,” ujarnya.

Baca Juga :  Kelurahan Peguyangan Serahkan 150 Paket Bantuan Pada Warga Terdampak Inflasi

Lebih lanjut ia menjelaskan, kegiatan bimtek kearsipan ini juga bertujuan untuk memberikan pemahaman dan peningkatan kwalitas sumber daya manusia atau tenaga pengelola arsip dilingkungan perangakan daerah, desa maupun  tata usaha sekolah di Pemerintah Kabupaten Badung sehingga tertib arsip dan pengelolaan arsip yang baik dan benar dapat terwujud di Badung.

“Dapat kami laporkan pula Bimtek kearsipan ini diikuti sebanyak  139 orang yang berasal dari tenaga pengelola arsip dimasing-masing perangkat daerah, kelurahan, desa dan tata usaha sekolah. Kegiatan ini akan dilaksanakan selama sembilan hari dengan tiga kali angkatan,” paparnya.

Baca Juga :  Patroli Gabungan TNI, Polri, dan Pecalang Kota Tabanan

Sementara Sekda Badung, I Wayan Adi Arnawa dalam sambutannya mengatakan,  bimtek kearsipan bagi seluruh jajaran perangkat daerah, desa dan tata usaha sekolah ini agar bisa terus dilaksanakan setiap tahunnya sehingga out-put dari penyelenggaraan bimtek ini terciptanya tenaga pengelola arsip yang terampil.

“Dengan pengharagaan yang sempat diraih ditahun 2015 lalu sebagai lembaga kearsipan terbaik di Bali, sudah seyogyanya penataan arsip di kabupaten Badung  menjadi leader penataan arsip di Bali. Untuk mewujudkan  program smart city di Kabupaten Badung hendaknya kita juga harus membangun sumber daya manusia yang cerdas tidak hanya dengan teknologinya saja,” terangnya.

Pihaknya juga berharap kepada seluruh jajaran perangkat daerah yang mengikuti bimtek ini untuk memerapkanya ilmu yang telah didapat dengan  sebaik-baiknya.

Baca Juga :  Tahun 2020, Diramalkan Banyak Masalah Timbul dari Air dan Transportasi

“Predikat opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian) dari BPK RI yang diraih Pemerintah Kabupaten Badung secara berturut-turut juga tidak terlepas dari peran arsip itu sendiri sebagai tulang punggung manjemen pemerintah dalam rangka menyelamatkan dan mengamankan asset daerah sebagai arsip  vital dan arsip-arsip penting lainnya terkait pemeriksaan dari lembaga pemeriksa,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut Adi Arnawa juga melalukukan kunjungan ke ruang penyimpanan arsip dan menyaksikan film dokumenter sejarah Badung  di ruang diorama Kantor Arsip dan Perpustakaan Kabupaten Badung. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :