Baliportalnews.com
Baliportalnews.com

BALIPORTALNEWS.COM – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta, S.Sos bersama Bupati Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah Ir. H. Herwin Yatim, MM menandatangani kesepakatan bersama (MoU) berkenaan dengan bidang seni budaya, ekonomi kreatif dan pariwisata, Rabu (10/5/2017) lalu, di ruang Kriya Gosana, Puspem Badung.

Dalam kunjungan ke Badung, Bupati Banggai didampingi Wakil Ketua DPRD Banggai I Putu Gumi, Sekkab Banggai Abdulah Ali serta Kepala Perangkat Daerah terkait di Kabupaten Banggai. Sementara Bupati Badung didampingi Ketua DPRD Badung diwakili Anggota I Nyoman Satria serta Kepala Perangkat Daerah terkait dilingkungan Pemkab. Badung.

Bupati Banggai Herwin Yatim menyampaikan apresiasi kepada Bupati Badung dan seluruh jajaran perangkat daerah Kabupaten Badung atas pelaksanaan penandatanganan kerjasama ini. Diharapkan melalui MoU ini Kabupaten Badung dan Banggai dapat saling membantu dan saling mengisi dalam upaya pengembangan seluruh sektor, khususnya sektor pariwisata, kebudayaan serta ekomoni kreatif sehingga kedepan Banggai mampu lebih maju dari daerah lain di Sulawesi Tengah.

“Sektor pariwisata kami saat ini baru mulai merangkak naik, melalui kerjasama ini kami yakini akan mampu mempercepat perkembangan pariwisata sahingga mempercepat pula akselerasi kesejahteraan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Satpolair Polres Tabanan Patroli Laut Bersama Lifeguard DTW Tanah Lot

Herwin Yatim juga memperkenalkan potensi yang dimiliki Kabupaten Banggai, seperti potensi wisata, pertanian, pertambangan, perikanan dan kelautan. Banggai adalah daerah pesisir di pantai timur Sulawesi, dengan panjang garis pantai 613 km, diapit dua buah teluk sebagai pintu masuk utama perdagangan dan distribusi logistik. Populasi penduduk di tahun 2016 sebanyak 350 ribu jiwa, dari jumlah tersebut masyarakat bali yang tinggal di Banggai sebanyak 5000 KK atau 30.200 jiwa.

Banggai juga dibagi menjadi 23 Kecamatan, 291 desa dan 46 kelurahan. Dijelaskan, peluang investasi di Banggai mulai dari sektor pertanian, peternakan, industri, perikanan laut, pertambangan, properti serta infrastruktur.

“Untuk itu kami ingin sekali mengundang Bapak Bupati Badung ke Kabupaten Banggai sebagai tindaklanjut secara teknis dari MoU ini. Mudah-mudahan bupati badung bisa berkunjung sekaligus memberi masukan demi kemajuan pariwisata dan sektor lainnya di Kabupaten Banggai,” harapnya.

Bupati Giri Prasta juga sangat mengapresiasi dan mendukung terlaksananya kesepakatan bersama ini. Diharapkan nanti pelaksanaanya dapat berjalan dengan baik dan Pemkab Badung siap untuk melakukan kunjungan balasan. Pada kesempatan tersebut Bupati Giri Prasta menjelaskan secara umum tentang kondisi Kabupaten Badung.

Baca Juga :  Bantu Masyarakat Terdampak Inflasi, Kelurahan Peguyangan Serahkan 390 Paket Sembako

Dijelaskan, Kabupaten Badung dibagi menjadi tiga kawasan pembangunan. Badung Utara pengembangan sektor pertanian dan konservasi alam. Setiap tahun di Badung Utara dilaksanakan Festival Pertanian. Di Badung Tengah pengembangan sektor pertanian dalam arti luas dan pelayanan publik dengan adanya Pusat Pemerintahan.

Selain sebagai pusat pelayanan publik, Puspem juga dimanfaatkan untuk kegiatan keagamaan dari seluruh umat dan tempat pelestarian budaya melalui Festival Seni Budaya. Sementara Badung Selatan, pengembangan pendidikan dan pariwisata sehingga di Selatan dikembangankan sektor pariwisata dengan dukungan Festival Bahari.

Dijelaskan, bahwa dalam membangun Badung kedepan, Pemkab Badung sudah memiliki Pola Pembangunan Nasional Semesta Berencana yang didalamnya terdapat lima skala porioritas pembangunan meliputi: pangan, sandang, papan; kesehatan dan pendidikan; jaminan sosial dan tenaga kerja; seni, adat, agama dan budaya; pariwisata.

“Melalui program prioritas ini kami harapkan kebutuhan dasar masyarakat badung dapat terpenuhi, ” jelasnya.

Untuk mendukung seluruh program dan kegiatan di masyarakat, badung juga sudah masuk dalam penerapan Badung Smart City, sehingga mampu memberikan pelayanan yang maksimal, cepat, tepat, dan murah. Program prioritas tersebut, sudah mampu diwujudkan seperti memberikan pelayanan kesehatan dan pendidikan gratis bagi masyarakat badung, termasuk menggenjot pendapatan daerah melalui pajak hotel dan restoran.

Baca Juga :  Jutaan Penduduk Indonesia Tinggal di Kawasan Rawan Bencana

“Kami telah memberikan pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat, berapapun biayanya Pemkab akan tanggung. Begitu pula pendidikan, seluruh siswa SD kelas 6 kami berikan laptop gratis. Murid baru kelas 1 SD dan 1 SMP akan diberikan seragam lengkap. Sementara untuk menggenjot PAD, dilakukan penambahan 400 taping box di hotel maupun restoran serta pelayanan website dengan online sistem,” jelasnya.

Khusus mengenai pariwisata, ada konsep blue ekonomi, bagaimana mengembangkan tatanan pariwisata di masyarakat pesisir di Badung Selatan. Selain itu di Badung Utara dikembangkan desa wisata yang dikolaborasikan dengan pertanian kontemporer. Badung juga kembangkan wisata MICE. Untuk promosi pariwisata, Badung sudah memiliki Badan Promosi Pariwisata. (humas-bdg/bpn)


Pantau terus baliportalnews.com di :